Minggu, 26 July 2026 07:01 UTC

Suasana razia oleh Satpol PP Gresik di sebuah cafe yang juga dilakukan tes narkoba. Foto: Dispol PP Gresik
JATIMNET.COM, Gresik – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik menggelar operasi cipta kondisi dengan menyasar sejumlah kafe di berbagai wilayah pada Sabtu malam, 25 Juli 2026 hingga Minggu dini hari, 26 Juli 2026.
Operasi yang berlangsung mulai pukul 21.30 hingga 01.30 WIB itu melibatkan sekitar 100 personel gabungan dari Satpol PP, Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik, Garnisun, Subdenpom/CPM, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.
Kepala Satpol PP Kabupaten Gresik, Agustin Halomoan Sinaga, mengatakan operasi tersebut merupakan upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum sekaligus meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan peraturan daerah.
BACA: “Mau Saya Tanam di Rumah”: Ketika Sebuah Melon Menumbuhkan Harapan Regenerasi Petani
Sasaran operasi meliputi sejumlah kafe di Jalan Noto Prayitno, Jalan Siti Fatimah Binti Maimun, Jalan Karangkiring, kawasan Betiring, dan Jalan Raya Duduksampeyan.
"Petugas melakukan pemeriksaan sekaligus pembinaan kepada pengelola dan penjaga kafe agar mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk jam operasional serta menjaga ketenteraman lingkungan sekitar," ujar Sinaga saat dikonfirmasi, Minggu, 26 Juli 2026.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan juga melakukan tes narkoba serta tes HIV terhadap 10 pemilik warung dan 40 penjaga warung maupun kafe sebagai bagian dari upaya deteksi dini untuk menciptakan lingkungan usaha yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
BACA: 80 SD Negeri di Gresik Kekurangan Murid, Ada Sekolah yang Hanya Terima Dua Siswa
Selain melakukan pemeriksaan, tim gabungan memberikan edukasi kepada pengelola dan penjaga kafe agar mematuhi peraturan daerah serta menjaga ketertiban umum. Apabila ditemukan pelanggaran, petugas akan memberikan teguran hingga melakukan tindakan penertiban sesuai ketentuan yang berlaku.
Sinaga berharap operasi cipta kondisi yang dilaksanakan secara terpadu dapat menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sekaligus meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan yang berlaku.
"Kami mengajak seluruh pelaku usaha bersama-sama menjaga ketenteraman umum dengan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku," tegasnya.
