Ini Lima Manfaat Tidur Telanjang

Rochman Arief

Minggu, 26 Mei 2019 - 13:56

APAKAH Anda tidur telanjang? Jika demikian, Anda telah menjaga kesehatan. Kebiasaan tidur telanjang memiliki manfaat medis yang cukup mengejutkan.

Berdasarkan penelitian Sealy UK, lima orang Inggris memilih tidur telanjang. Hal ini yang mendorong Sealy UK melakukan penelitian, seperti dikutip dari Express.co.uk, Minggu 26 Mei 2019. Ini hasilnya.

Menurunkan Berat Badan

Sleep officer Sealy UK, Neil Robinson menyebutkan tubuh perlu lebih dingin secara alami di malam hari. Idealnya sekitar 1 derajat Celsius lebih rendah dari biasanya, untuk membantu tidur nyenyak.

“Sebuah penelitian yang dilakukan National Institute of Health AS menemukan, menjaga diri tetap dingin saat tidur mempercepat metabolisme. Secara alamiah, tubuh mengganti dengan menciptakan lebih banyak lemak coklat agar tubuh tetap hangat,” kata Robinson.

Lemak coklat menghasilkan panas yang dibutuhkan dengan membakar kalori, membantu meningkatkan metabolisme sepanjang hari.

BACA JUGA: Kualitas Tidur yang Buruk Berdampak pada Jantung

Kurangi Stres

Produksi kortisol, hormon yang berhubungan dengan stres turun saat tidur, terutama antara pukul 22.00 hingga 02.00 dini hari ketika tubuh berada pada periode istirahat terdalamnya.

Setelah pukul 02.00, kelenjar adrenalin memproduksi kortisol sebagai persiapan hari berikutnya. Jika Anda terbangun pada sekitar jam tersebut, tubuh meningakatkan hormon yang sangat tinggi.

Hal itu meningkatkan stres, memicu nafsu makan. Selanjutnya dorongan mencari cemilan untuk menenangkan.

SENTUHAN KULIT. Tidur bersama bisa meningkatkan hubungan karena adanya kontak oksitosin berkat sentuhan kulit.

Menjaga Kesehatan Genital

Penelitian Stanford University dan National Institute of Child Health and Human Development (NCIHD) mengamati kualitas sperma dan pakaian dalam yang dikenakan pada siang hari dan malam hari, terhadap 500 pria selama 12 bulan.

Hasilnya, pria dengan celana boxer pada siang hari dan tidur malam telanjang memiliki 25 persen lebih sedikit mengalami kerusakan genetik dalam sperma. Hal itu berbeda dengan pria yang mengenakan pakaian dalam sepanjang waktu.

BACA JUGA: Perhatikan Resep Ini agar Tidur Malam Nyenyak

Kerusakan atau fragmentasi DNA pada sperma, lebih kecil kemungkinannya ketika pria tidak dikekang pakaian dalam di malam hari. Peneliti menyarankan pria tidur telanjang di malam hari dan mengenakan pakaian dalam yang longgar di siang hari bisa meningkatkan kesuburan.

“Tidur telanjang juga meningkatkan kesehatan vagina. Mengenakan pakaian dalam, terutama di malam hari ketika lebih hangat dan lebih terbungkus, berkontribusi pada kondisi seperti sariawan dan vaginitis,” urai Robinson.

Membantu Hubungan

Jika Anda memiliki pasangan, tidur telanjang dapat membuat lebih dekat. Terjadinya kontak antar kulit membantu melepaskan hormon oksitosin.

Robinson menyebutnya hormon cinta, oksitosin telah terbukti menurunkan kecemasan dan stres, dan bahkan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga

loading...