Logo

HUT ke-530 Ponorogo, Ketua DPRD Soroti Pendidikan, Kesehatan hingga UMKM

Reporter:,Editor:

Selasa, 11 August 2026 06:00 UTC

HUT ke-530 Ponorogo, Ketua DPRD Soroti Pendidikan, Kesehatan hingga UMKM

Anggota DPRD dan Forpimda Ponorogo merayakan HUT ke-530 kabupaten Ponorogo dengan potong tumpeng di acara rapat paripurna istimewa DPRD Ponorogo, Selasa, 11 Agustus 2026. Foto Satria.

JATIMNET.COM, Ponorogo – Peringatan Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk mengevaluasi pembangunan sekaligus menyusun langkah perbaikan ke depan.

Usai mengikuti rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo, Ketua DPRD Dwi Agus Prayitno mengatakan evaluasi diperlukan untuk memastikan pembangunan daerah semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, rapat paripurna hari jadi merupakan agenda rutin yang digelar setiap 11 Agustus. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi yang dilaksanakan bersamaan dengan upacara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Namun, memasuki usia 530 tahun, peringatan hari jadi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus digunakan untuk melihat kembali capaian pembangunan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu dibenahi.

“Di hari jadi yang ke-530 tahun 2026 ini, kita menekankan bagaimana yang kemarin menjadi sebuah evaluasi, yang kita jalankan ini menjadi sebuah langkah yang harus dilaksanakan, dan yang ke depan sebagai tahapan perjalanan perbaikan untuk menuju Ponorogo yang lebih baik,” kata Dwi Agus, Selasa, 11 Agustus 2026.

Dia mengakui masih terdapat sejumlah sektor yang belum sepenuhnya mampu memberikan pelayanan dan manfaat terbaik bagi masyarakat. Di antaranya pendidikan, kesehatan, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kita menyadari bahwa kita belum bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Ponorogo, mulai pendidikan, kesehatan, kemudian UMKM,” ujarnya.

Karena itu, sektor-sektor tersebut dinilai perlu menjadi perhatian dalam tahapan pembangunan berikutnya. Perbaikan juga diharapkan menyentuh sektor pertanian serta berbagai lembaga dan kelompok masyarakat yang menjadi penggerak ekonomi daerah.

Dwi Agus menegaskan, pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Sinergi antara eksekutif dan legislatif diperlukan agar kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Tidak bisa sendiri, karena pemerintah daerah ini adalah bupati dan seluruh jajaran bersama dengan DPRD. Kebersamaan inilah yang penting kita lakukan ke depan, agar Ponorogo menjadi Ponorogo yang lebih baik dan bermartabat,” pungkasnya.

Peringatan Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo pun diharapkan tidak sekadar menjadi penanda bertambahnya usia daerah, tetapi menjadi titik evaluasi untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (adv/inforial)