Logo

Hari Baca Buku Nasional di Probolinggo Dikemas Unik, Pelajar Diajak Tinggalkan Vape Lewat Literasi

Reporter:,Editor:

Kamis, 18 June 2026 11:13 UTC

Hari Baca Buku Nasional di Probolinggo Dikemas Unik, Pelajar Diajak Tinggalkan Vape Lewat Literasi

Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin saat memberikan apresiasi kepada juara lomba Story Telling atau bercerita yang digelar dalam rangka Hari Baca Buku Nasional, Kamis, 18 Juni 2026. Foto: Humas Pemkot Probolinggo

JATIMNET.COM, Probolinggo – Peringatan Hari Baca Buku Nasional 2026 di Kota Probolinggo berlangsung dengan konsep yang berbeda. Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggabungkan kampanye literasi dengan edukasi kesehatan melalui talkshow bertajuk “Buka Buku, Tutup Vape”.

Kegiatan yang digelar di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kamis, 18 Juni 2026, tersebut diikuti ratusan pelajar dari jenjang SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA se-Kota Probolinggo.

Mengusung tema “Menjadi Generasi Literasi yang Anti Zat Adiktif”, acara ini tidak hanya mengajak pelajar meningkatkan minat baca, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai risiko penggunaan rokok elektronik atau vape serta berbagai zat adiktif yang kini semakin dekat dengan kehidupan remaja.

Kepala Dispersip Kota Probolinggo, Slamet Swantoro, mengatakan pendekatan tersebut menjadi salah satu strategi untuk mengenalkan literasi kepada generasi muda dengan cara yang lebih relevan dengan kehidupan mereka.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak pelajar memahami bahwa literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga kemampuan mengambil keputusan yang tepat, termasuk dalam memilih gaya hidup sehat dan menjauhi zat adiktif," ujarnya.

Sebelum pelaksanaan talkshow, Dispersip lebih dahulu menggelar berbagai kegiatan kompetitif untuk memeriahkan Hari Baca Buku Nasional. Pelajar tingkat SMP/MTs mengikuti lomba Story Telling, sedangkan siswa SMA/SMK/MA berpartisipasi dalam lomba Majalah Dinding (Mading) 3D.

Sebanyak 120 peserta yang terdiri atas pelajar dan guru mengikuti sesi talkshow yang menghadirkan Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Eariani Aminuddin, sebagai narasumber. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan edukasi mengenai dampak penggunaan vape terhadap kesehatan, khususnya bagi kalangan remaja.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi terhadap inovasi Dispersip yang menggabungkan penguatan budaya literasi dengan kampanye hidup sehat.

Menurutnya, budaya membaca memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang cerdas, kritis, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

"Di era digital saat ini, anak-anak muda harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dengan bijak. Membaca tetap menjadi salah satu cara terbaik untuk menambah wawasan sekaligus membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif," katanya.

Aminuddin menambahkan, kebiasaan membaca merupakan investasi jangka panjang yang akan membantu generasi muda dalam menyaring informasi, memperluas wawasan, serta menentukan pilihan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memperkuat budaya literasi, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dengan menghindari penggunaan vape maupun zat adiktif lainnya. Menurutnya, edukasi mengenai risiko kesehatan perlu diberikan sejak usia sekolah agar lahir generasi yang sehat dan berkualitas.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para pelajar aktif mengikuti sesi diskusi, mengajukan pertanyaan kepada narasumber, hingga menyampaikan pandangan mereka mengenai budaya membaca dan berbagai tantangan yang dihadapi remaja saat ini.

Pada akhir acara, panitia menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba Story Telling dan Mading 3D sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas sekaligus semangat literasi para pelajar.

Melalui peringatan Hari Baca Buku Nasional 2026, Pemerintah Kota Probolinggo berharap budaya membaca semakin tumbuh di kalangan generasi muda dan mampu melahirkan pelajar yang sehat, cerdas, serta siap menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.