Hamilton: Terlalu Dini Anggap Bottas sebagai Penantang Gelar Juara

Rochman Arief

Kamis, 2 Mei 2019 - 21:38

JATIMNET.COM, Surabaya – Pebalap Mercedes Lewis Hamilton menilai terlalu dini menganggap rekan setimnya, Valtteri Bottas sebagai pesaing terberatnya dalam perburuan gelar juara dunia Formula 1 musim balap 2019.

Kedua pebalap Mercedes itu sama-sama menguasai empat balapan pembuka. Hamilton dan Bottas silih berganti menjadi juara dan runner-up dalam sempat seri, untuk mematahkan rekor yang pernah dicetak Williams.

Atas hasil itu, untuk sementara Bottas berhak di posisi teratas klasemen sementara dengan 87 poin, atau selisih satu angka dari Hamilton. Satu poin itu berkat catatan putaran tercepat yang dibukukan di seri pembuka di Melbourne, Australia.

BACA JUGA: Kubu Mercedes Ogah Bicara Peluang Juara

Namun, Hamilton menegaskan terlalu dini untuk mendefinisikan perburuan gelar musim 2019 setelah Grand Prix Azerbaijan. Hamilton menilai Ferrari bisa menjadi penjegal di tengah musim atau justru tim lain.

“Terlalu dini untuk mengatakan bahwa satu orang (Bottas) adalah pesaing utama,” kata Hamilton kepada Crash.net, Kamis 2 Mei 2019.

Pernyataan Hamilton cukup beralasan. Sebab pada balapan akhir pekan kemarin di Baku, Azerbaijan, Ferrari menunjukkan perkembangannya. Ferrari dinilai mampu menempel duo Mercedes, meski catatan waktunya terpaut jauh.

Sejalan dengan itu, Hamilton enggan membahas hubungannya dengan Bottas. Merujuk hubungan dengan rekannya, Nico Rosberg yang memburuk pada saat terjadi persaingan perebutan gelar juara.

BACA JUGA: Hamilton Akui Mobil Tahun ini Jauh Lebih Sulit Dikendalikan

“Anda tidak akan saya beri tahu. Saya tidak bisa menilai apakah karakter seseorang akan berubah atau tidak,” jelas pebalap kelahiran 34 tahun silam itu.

Hamilton tidak menampik sejauh ini tingkat persaingan perburuan gelar tidak seketat tahun sebelumnya. Dia memandang pesaing utamanya adalah Bottas. Namun bukan berarti pebalap lain tidak berpeluang.

“Tahun lalu saya pikir persaingan jauh lebih ketat di banyak kesempatan. Tapi itu akan menjadi pertempuran terberat,” kata Hamilton.

Baca Juga

loading...