Selasa, 27 January 2026 08:25 UTC

Ketua KONI Jatin M Nabil bersama Kajasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Agus Sulistyo saat mendatangi kantor KONI Jatim, Selasa, 27 Januari 2026. Foto: Humas KONI Jatim
JATIMNET.COM, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur memperkuat sinergi dengan Kodam V/Brawijaya guna mendongkrak prestasi olahraga di Jawa Timur. Kolaborasi ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi atlet dari kalangan prajurit TNI yang dinilai memiliki kemampuan bersaing di level daerah hingga nasional.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Kolonel Inf Agus Sulistyo dan Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil di Kantor KONI Jatim. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas langkah strategis pembinaan atlet, khususnya prajurit TNI yang berpeluang memperkuat kontingen Jawa Timur.
Kolonel Agus Sulistyo menegaskan kesiapan Kodam V/Brawijaya untuk mendukung penuh program KONI Jatim. Menurutnya, sejumlah prajurit memiliki prestasi dan potensi di berbagai cabang olahraga yang bisa dikembangkan lebih jauh.
“Kami memiliki beberapa atlet yang berpotensi memperkuat Jawa Timur, terutama dari cabang olahraga karate, tinju, menembak, dan beberapa cabang olahraga lainnya,” ujar Kolonel Agus, Selasa, 27 Januari 2026.
BACA: KONI Jatim Kumpulkan Ketua Umum Cabor Bela Diri, Ada Apa?
Dukungan tersebut disambut positif oleh Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil. Ia menyatakan KONI Jatim membuka kesempatan bagi prajurit TNI yang ingin mengikuti proses seleksi atlet, terutama dalam rangka persiapan menghadapi PON Bela Diri 2026.
“Ada seleksi atlet tinju yang akan digelar pada akhir Januari di Ngawi. Kami berharap para petinju dari prajurit Kodam V/Brawijaya bisa ikut seleksi untuk memperkuat kontingen Jawa Timur,” kata Nabil.
Nabil menambahkan, selama ini sudah ada prajurit TNI yang tergabung sebagai atlet Jawa Timur dan menunjukkan prestasi. Ke depan, ia berharap jumlah tersebut semakin bertambah melalui kolaborasi yang lebih intensif dengan Kodam V/Brawijaya.
“Ke depannya, kami berharap ada lebih banyak lagi prajurit TNI yang menjadi atlet Jawa Timur, terutama dari lingkungan Kodam V/Brawijaya. Kolaborasi ini akan membuka peluang bagi mereka untuk berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
BACA: Cegah Gesekan dengan Rakyat, Kejati Jatim Beri Pendampingan Hukum Kodam V/Brawijaya
Kerja sama antara KONI Jatim dan Kodam V/Brawijaya tidak hanya difokuskan pada PON Bela Diri 2026. Kolaborasi ini juga dirancang sebagai program jangka panjang untuk memperkuat cabang olahraga strategis lainnya.
Salah satu target jangka panjang yang disiapkan adalah cabang olahraga menembak. KONI Jatim menaruh harapan besar agar atlet-atlet dari prajurit Kodam V/Brawijaya dapat memperkuat Jawa Timur pada PON 2028 yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Sinergi ini diharapkan mampu membangun ekosistem pembinaan olahraga yang lebih solid di Jawa Timur. Selain memaksimalkan potensi atlet dari kalangan TNI, kolaborasi tersebut juga membuka peluang lebih luas bagi kontingen Jatim untuk bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional.
“Kami optimistis kolaborasi ini akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional,” pungkas Kolonel Agus.
