H-7 Lebaran, 51 Ribu Penumpang Terbang dari Juanda

M. Khaesar Januar Utomo

Kamis, 30 Mei 2019 - 16:21

JATIMNET.COM, Surabaya - PT Angkasa Pura I mencatat sebanyak 51.673 penumpang bakal terbang dari Bandara Juanda pada H-7 Lebaran ini, Kamis 30 Mei 2019. Jumlah ini mengalami penurunan dibanding H-7 Lebaran tahun 2018 yang tercatat sebanyak 62.595 penumpang.

Pantauan Jatimnet.com di bandar udara yang berada di Kabupaten Sidoarjo, sejumlah pemudik mulai berduyun-duyun datang di bandara untuk menempuh perjalanan lewat jalur udara. Mereka hendak pulang ke kampung halamannya masing-masing.  

Hal ini terlihat di depan pintu masuk bandara ketika sejumlah orang tengah mengantre hendak melakukan boarding pass. Antrean ini tidak begitu panjang dan tidak ada penumpukan penumpang yang berlebih.

Kondisi ini hampir sama dengan 2018. Saat itu penumpang menunggu lima menit untuk melakukan boarding pass.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Kedatangan Penumpang Malaysia Meningkat di Bandara Banyuwangi

Humas PT Angkasa Pura 1, Yuristo Ardhi mengakui ihwal terjadinya penurunan penumpang sebagai dampak naiknya harga tiket pesawat. Hal ini membuat masyarakat memilih untuk beralih ke transportasi darat. Yuristo memprediksi penurunan penumpang mencapai 17 persen.

"Selain itu memang belum banyak masyarakat yang masuk waktu libur panjang sehingga bendara belum terlalu padat," katanya, Kamis 30 Mei 2019.  

Data yang diperoleh Jatimnet, pada H-7 hari raya Idul Fitri, ada sekitar 385 pesawat terbang yang lepas landas. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan tahun 2018 yang sudah mencapai 473 pesawat pada H-7.

Sedangkan untuk kargo, pada 2019 ini hanya mencapai 321.516 barang dibanding pada tahun 2018 yang mencapai 500.803 barang.

BACA JUGA: Volume Penumpang Bandara Banyuwangi Turun 32 Persen

Yuristo memprediksi jumlah penumpang akan meningkat signifikan pada Jumat 31 Mei 2019 besok. "Karena pada 1 Juni 2019 sudah mulai banyak yang libur bahkan sekolah pun sudah libur," ucapnya.

Abdul Abdilah, salah satu penumpang mengaku memilih mudik dengan pesawat terbang agar lebig cepat tiba di kampung halamannya meskipun harga tiket perjalanan ke kampung halamannya di Jakarta cukup mahal.

"Saya ingin lebih cepat berkumpul dengan keluarga," katanya

Penumpang lainnya, Belinda juga punya alasan yang sa,ma mengapa lebih memlilih transportasi udara kendati harga tiketnya mahal. "Kalau naik bus atau travel lama di jalannya, jadi saya memang ingin cepat kumpul dengan keluarga," bebernya.

Baca Juga

loading...