Gempa Guncang Selatan Pulau Jawa

David Priyasidharta

Sabtu, 18 Mei 2019 - 12:53

JATIMNET.COM, Banjarnegara - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa telah terjadi dua kali gempa dengan kekuatan 5,9 SR, Sabtu 18 Mei 2019 pada pukul 08.51 WIB di selatan Pulau Jawa. Pusat gempa berada di 9.68 LS dan 108.5t BT di kedalaman 32 kilometer.

Gempa susulan berkekuatan 3,6 SR di selatan Pulau Jawa yang berlokasi di 259 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

"Gempa susulan terjadi pada pukul 09.12 WIB dengan kekuatan 3,6 SR dengan kedalaman 14 kilometer," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie di Banjarnegara, Sabtu 18 Mei 2019.

BACA JUGA: BPBD Jatim Kirim Tim Penilai ke Pulau Raas

Hasil analisis awal BMKG menunjukkan gempa berkekuatan 5,9 SR, selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 5,6 SR. Episenter gempa terletak pada koordinat 9,63 LS dan 108,51 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 212 kilometer arah selatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada kedalaman 33 kilometer.

Hingga saat ini, belum ada laporan terkait dengan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Dia juga menyampaikan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa berkedalaman dangkal itu diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia.

Gempa ini berada di 219 kilometer tenggara Kabupaten Pangandaran Jawa Barat, 222 kilometer barat daya Cilacap Jawa Tengah, 253 kilometer barat daya Kebumen Jawa Tengah, 289 kilometer barat daya Yogyakarta DIY dan 435 kilometer tenggara Jakarta.

BACA JUGA: Gempa Tsunami Sulteng 2018 Telan Kerugian Belasan Triliun Rupiah

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar turun.

Guncangan gempa tersebut dirasakan cukup kencang oleh sejumlah warga Cilacap, namun ada juga warga yang tidak merasakannya. Selain di Cilacap, guncangan gempa tersebut juga dirasakan hingga Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

Salah seorang warga Perumahan Tanjung Elok, Purwokerto, Evi mengaku terkejut ketika badannya terguncang. "Semula saya kira halusinasi. Setelah saya tanyakan ke beberapa orang, ternyata guncangan itu akibat gempa," katanya. (ant)

Baca Juga

loading...