JATIMNET.COM, Yogyakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan bakal mengubah strategi pembangunan pada 2019 mendatang. Jika di awal menjabat sebagai presiden pada 2014, dia konsentrasi di bidang infrastruktur. Maka pada 2019 mendatang, Jokowi akan membangun sumber daya manusia.

Pada 2019 nanti, Jokowi akan berkonsentrasi pada strategi membangun sumber daya manusia. Seluruh kebijakan yang dikeluarkannya akan digeser untuk menyiapkan pembangunan sumber daya manusia bangsa Indonesia. Salah satunya dengan program menyekolahkan mahasiswa ke luar negeri.

“Secara besar-besaran baik vokasional, training, skil, politeknik sampai menyekolahkan mahasiswa keluar negeri sebanyak-banyaknya,’’ kata Jokowi dalam sambutannya pada perayaan Satu Abad Mu’alimin-Mu’alimat Muhamadiyah Yogyakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Semua itu akan dilakukan mengingat kondisi dunia yang mengalami perubahan cukup cepat. Karena itu, ia ingin menyiapkan revolusi 4.0 yang akan bisa mengubah arus ekonomi Indonesia.

“Karena perubahan global melalui revolusi 4.0 akan mengubah ekonomi politik di Indonesia," ucapnya. Sehingga perubahan-perubahan pada teknologi harus terus diikuti sehingga agar bangsa Indonesia tidak jauh tertinggal.

Jokowi ingin melakukan perencanaan matang untuk mengetahui kekuatan sumber daya manusia Indonesia. Untuk itu, ia akan melibatkan universitas serta sekolah-sekolah yang ada di Indonesia agar dapat berkontribusi membangun negeri di bidang teknologi dan sumber daya manusia yang lebih mumpuni.