Emil Ajak Pemuda Kembangkan Potensi Wisata dengan Teknologi Informasi

Hari Istiawan

Minggu, 28 April 2019 - 23:30

JATIMNET.COM, Surabaya - Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengajak para pemuda ikut mengembangkan potensi pariwisata setempat dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.

“Harus ada terobosan baru, sebab memajukan dunia pariwisata Jatim tidak bisa dikembangkan dengan cara atau pola pikir lama,” ujarnya saat bertemu “social media influencer Majapahit International Travel Fair” (MITF) di halaman belakang Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu 28 April 2019.

Menurut Emil dalam pengembangan pariwisata bisa dilakukan melalui dua cara, yakni dengan virtual dan “augmented reality” (penggabungan dunia maya dan nyata) yang dinilai lebih menarik dibandingkan dengan promosi menggunakan brosur.

BACA JUGA: Begini Saran Wagub Jatim Bikin Startup

“Promosi pariwisata bisa dilengkapi dengan kacamata realita virtual sehingga diharapkan seseorang bisa tetap ada di tempatnya, tetapi secara 360 derajat seakan-akan bisa melihat tempat wisata yang diharapkan,” ucapnya.

Pemprov Jatim, kata dia, ingin memberikan kesempatan bagi anak muda untuk mendapatkan pengalaman kerja membuat realita virtual, video atau aplikasi yang bisa mendorong pariwisata.

“Apalagi Jatim memiliki potensi pariwisata yang sangat luar biasa,” kata mantan Bupati Trenggalek tersebut.

Mengenai “augmented reality”, Emil Dardak menjelaskan bahwa penerapannya seperti permainan Pokemon Go. Pada tempat wisata tersebut, lanjut dia, bisa dibuat melalui permainan pada ponsel cerdas untuk anak-anak maupun orang dewasa.

BACA JUGA: Emil Dorong Milenial Perbanyak Startup untuk Kembangkan SDM Jatim

“Sebagai contoh, ada permainan yang digunakan untuk menemukan beberapa item pada tempat wisata. Jika berhasil ditemukan semua, wisatawan yang melakukan permainan itu bisa mendapatkan hadiah atau voucher,” katanya.

Emil Dardak juga menantang anak muda untuk berkompetisi membuat video promosi wisata di Desa Mendak, Kabupaten Madiun yang akan dinilai pada ajang MITF 2019.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim Sinarta mengatakan, kegiatan MITF 2019 merupakan penerapan implementasi dari pemikiran Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk melibatkan anak muda dan kaum milenial di sektor pariwisata melalui media sosial.

“Kalau hanya berita konvensional itu kadang-kadang yang nonton hanya sebagian orang. Tetapi kalau media sosial setiap orang bisa baca. Kapan pun dan di mana pun bisa melihat,” katanya.(ant)

Baca Juga

loading...