Logo

Dugaan Kekerasan Seksual Seret Runner-up Raka Raki Jatim

Reporter:,Editor:

Senin, 10 August 2026 11:30 UTC

Dugaan Kekerasan Seksual Seret Runner-up Raka Raki Jatim

Ilustrasi kekerasan seksual. Foto: Magnific.com

JATIMNET.COM, Surabaya – Aparat Polrestabes Surabaya menunggu laporan resmi dari perempuan yang disebut sebagai korban dalam dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama Tio Ferdian Rahmana, runner-up Raka Raki Jawa Timur 2026.

Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari mengatakan, pihaknya telah mengetahui informasi mengenai dugaan kekerasan seksual tersebut. Namun, hingga Senin, 10 Agustus 2026, belum ada laporan yang masuk dari perempuan yang disebut sebagai korban.

"Monitor, tapi sejauh ini belum ada laporan. Sebagai bahan dasar penyelidikan, kami imbau korban segera buat laporan," kata Melatisari di Surabaya, Senin, 10 Agustus 2026.

Dugaan tersebut mencuat setelah beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga melibatkan Tio dengan seorang perempuan yang mengaku sebagai kekasihnya.

Dalam percakapan itu, keduanya disebut membahas kehamilan perempuan tersebut. Terdapat pula dugaan permintaan untuk menggugurkan kandungan.

Informasi yang beredar juga menyebut adanya rencana membawa perempuan tersebut ke Singapura untuk menjalani aborsi. Biaya tindakan tersebut disebut akan ditanggung oleh Tio.

Salah satu unggahan yang memuat tangkapan layar tersebut dibagikan akun Instagram @ingintauindonesia.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan kebenaran isi percakapan maupun dugaan kekerasan seksual tersebut. Sebab, sampai saat ini belum ada laporan resmi maupun keterangan langsung dari perempuan yang disebut sebagai korban.

Melatisari mengimbau perempuan tersebut segera melapor apabila benar mengalami tindak kekerasan seksual. Laporan diperlukan agar polisi dapat melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari pihak terkait dan mengumpulkan alat bukti.

"Kami tetap memonitor perkembangan informasi tersebut. Untuk memastikan rangkaian peristiwanya, kami membutuhkan keterangan langsung dari pihak yang bersangkutan," ujarnya.

Dengan belum adanya laporan, polisi belum menentukan langkah penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan perkara tersebut.

 

 

Ikatan Raka Raki Jatim Ambil Sikap

 

Sementara itu, Ikatan Raka Raki Jawa Timur turut menyampaikan sikap setelah nama salah satu anggotanya dikaitkan dengan dugaan tersebut.

Melalui akun Instagram @rakaraki_jatim, organisasi tersebut menyatakan tidak menoleransi segala bentuk kekerasan, pelecehan, maupun penyalahgunaan kekuasaan.

"Terkait Dugaan Tindak Kekerasan Seksual yang Melibatkan Anggota Ikatan Raka Raki Jawa Timur. Kami Ikatan Raka Raki Jawa Timur menyatakan sikap tegas atas dugaan tindakan kekerasan seksual yang melibatkan anggota organisasi," demikian pernyataan Ikatan Raka Raki Jawa Timur.

Organisasi tersebut juga mengecam segala bentuk kekerasan, pelecehan, dan penyalahgunaan kekuasaan yang dinilai bertentangan dengan hukum, etika, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Ikatan Raka Raki Jawa Timur menyatakan menghormati proses hukum dan menyerahkan penanganan dugaan perkara tersebut kepada pihak yang berwenang.

Hingga kini, Tio masih sebatas disebut sebagai pihak yang diduga terlibat. Polisi juga masih menunggu laporan dari perempuan yang disebut sebagai korban untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.