JATIMNET.COM, Blitar - Nahas menimpa TS (28) warga Bengkulu dan DF (29) warga Malang. Dua perampok nasabah bank itu digelandang ke kantor polisi setelah mengalami kecelakaan saat berupaya melarikan diri.

TS dan DF diduga baru saja merampas uang nasabah bank di Kota Blitar sebesar Rp 155 juta saat sepeda motor sport yang mereka tumpangi celaka. Saat itu, keduanya berusaha menerobos lampu merah di persimpangan Jalan Bali, Karang Tengah dan menabrak pengendara motor lain.

BACA JUGA: Pencuri Ini Hanya Memakai Celana Dalam Tiap Beraksi

Warga yang melintasi jalan itu segera berkerumun. Termasuk Kepala Polres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar.

“Awalnya saya mengira kecelakaan biasa karena banyak warga berkerumun di lokasi, saya berhenti dan turun dari mobil untuk mengecek,” kata Adewira pada wartawan di kantornya, Senin 8 April 2019 siang.

Tapi, ia melanjutkan, seorang warga menjelaskan dua korban kecelakaan itu pelaku penjambretan. “Satu pelaku langsung kami amankan di lokasi," katanya.

BACA JUGA: Jambret Ini Tersungkur Kena Tendangan Korban

Pelaku yang ditangkap adalah TS. Sekujur tubuhnya terluka akibat kecelakaan itu. Sementara itu, DF kabur dengan melarikan sepeda motor pengendara yang ditabrak. Tapi upayanya lolos dari kejaran polisi hanya berlangsung singkat. Petugas meringkusnya di wilayah Kanigoro.

Keduanya lalu dibawa ke Markas Polres Blitar Kota untuk menjalani pemeriksaan. Dari pemeriksaan itu, polisi menemukan uang Rp 155 juta, terdiri dari pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu, dari tas yang dibawa DF. Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah peralatan, di antaranya obeng, yang diduga digunakan pelaku memperlancar aksi kejahatannya.

“Kami menduga uang itu hasil merampas dari nasabah bank di Blitar. Kami masih menyelidiki karena satu pelaku harus dirawat di rumah sakit setelah kecelakaan," kata Adewira.