Dua April, Diperingati Sebagai Hari Anti Hoaks Internasional

Nani Mashita

Selasa, 2 April 2019 - 12:54

JATIMNET.COM, Surabaya - Kabar bohong atau hoaks ternyata sudah menggelisahkan tak hanya di Indonesia tapi seluruh dunia. Bahkan tiap tanggal 2 April diperingati sebagai Hari Anti Hoaks Internasional.

Hari Anti Hoaks Internasional dipromosikan oleh International Fact-Checking Networking dan bermitra dengan organisasi-organisasi pengecekan fakta di seluruh dunia. Gerakan ini dimulai sejak 2017 lalu yang melibatkan surat kabar internasional. Tiap 2 April, ribuan orang di berbagai belahan dunia menggunakan tanda tagar #FactCheckIt dan #FactcheckingDay, di Twitter.

"Kami percaya bahwa pengecekan fakta seharusnya tidak menjadi sesuatu yang hanya dilakukan oleh pemeriksa fakta profesional. Seluruh pihak harus berpartisipasi dalam menciptakan sebuah ekosistem informasi yang akurat," dilansir dari laman resmi IFCN, factcheckingday.com, Selasa 2 April 2019.

BACA JUGA: KSP: Pemuda Aceh Tawarkan Solusi Anti Hoaks

Organisasi ini menyerukan adanya pengecekan fakta di berbagai lini kehidupan wilayah yang lebih luas. Mulai politik, jurnalisme, dan kehidupan sehari-hari. IFCN menyerukan koalisi luas antara para jurnalis, mahasiswa, dan konsumen media sehari-hari untuk lebih waspada dengan tools dan metode untuk mengantisipasi hoaks.

IFCN menyediakan lamannya sebagai sumber daya bagi warga negara, pembaca dan pendidik yang ingin memeriksa validitas informasi, terutama online. Di situs tersebut, tersedia lembar tip dan daftar bacaan untuk konsumen media sehari-hari, materi kursus untuk siswa sekolah menengah dan mahasiswa, kuis interaktif dan banyak lagi.

"Factcheckingday.com lahir sebagai jawaban atas kekhawatiran tentang jangkauan dan dampak dari kesalahan informasi online," tulisnya.

BACA JUGA: Hoaks Penculikan Picu Kerusuhan di Prancis

Laman Factcheckingday.com akan menawarkan rencana pelajaran untuk siswa sekolah menengah dalam beberapa bahasa yang didasarkan pada permainan kartu permainan peran dan kursus online untuk siswa perguruan tinggi. Situs web ini juga mencakup kuis pemeriksaan fakta yang menyenangkan, beberapa lembar tip praktis dan daftar bacaan.

Empat puluh sembilan organisasi sudah terverifikasi berdasarkan International Fact Checking Network. Menjadi penanda tangan terverifikasi dengan IFCN adalah syarat minimum untuk diterima sebagai pemeriksa fakta pihak ketiga oleh Facebook.

Baca Juga

loading...