KSP: Pemuda Aceh Tawarkan Solusi Anti Hoaks

Rochman Arief

Selasa, 2 April 2019 - 11:09

JATIMNET.COM, Jakarta – Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani, mengatakan anak muda Aceh menawarkan solusi atasi hoaks yang dinilai cukup mengkhawatirkan di Bumi Serambi Mekkah jelang pemilu serentak 2019.

“Pertama, anak muda sebagai individu maupun komunitas terlibat berkolaborasi dengan pemerintah maupun elemen masyarakat untuk menyosialisasikan bahaya hoaks," kata Jaleswari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa 2 April 2019.

Jaleswari mengungkapkan mereka juga bisa memberikan pemahaman atau mengkampanyekan literasi digital.

Kedua, memperbanyak ruang-ruang perjumpaan antarkomunitas. Dia menyebut kedai kopi bisa dijadikan ruang untuk saling bertemu, bertukar gagasan, dan melakukan cross-check . Menurutnya dengan memanfaatkan ruang perjumpaan, anak muda bisa terlibat aktif memfilter informasi yang berkembang.

BACA JUGA: Cerita Lengkap Terkuaknya Kebohongan Ratna Sarumpaet

Ketiga, lanjut Jaleswari, memenuhi ruang publik, termasuk ruang publik digital, dengan karya. Karya yang dihasilkan anak-anak muda akan menjadi narasi positif yang bisa mengalahkan maraknya berita bohong atau hoaks , sebagai kontra-narasi.

Jaleswari mengatakan ketiga rumusan ini disampaikan dalam diskusi yang dikemas santai di kedai kopi untuk anak-anak muda yang digelar di Inspirasi Kopi Banda Aceh pada Senin 1 April 2019, satu hari jelang Hari Anti Hoaks Internasional atau biasa disebut Fact Checking Day .

Diskusi yang digelar Kedeputian V KSP ini dihadiri lebih dari 50 anak muda lintas komunitas, dalam diskusi yang bertema Peran Anak Muda Aceh Menangkal Hoaks ini berlangsung seru dan antusias.

Jaleswari mengungkapkan dalam diskusi ini seluruh peserta urun rembug untuk memecahkan masalah hoaks yang cukup mengkhawatirkan di Aceh.

BACA JUGA: Menkominfo Ajak Pekerja Media Perangi Hoaks

Menurut survei yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada Januari 2019, Aceh merupakan salah satu daerah dengan tingkat penyebaran hoaks yang sangat tinggi. Bertengger di tiga besar bersama Jawa Barat dan Banten.

Jaleswari dalam pengantar Inspirasi Kopi Aceh menyampaikan bahwa KSP ingin mendorong anak-anak muda ikut memikirkan dan berkontribusi mengenai masalah-masalah kebangsaan, termasuk berita bohong.

“Anak muda harus terlibat. Ini kerja besar membangun budaya dan masa depan Indonesia. Anak-anak mudalah yang nanti menjadi penerus estafet kepemimpinan bangsa," katanya.

Rizki, salah satu peserta diskusi dari komunitas Turun Tangan chapter Aceh, menilai bahwa acara ini sangat baik dan menginspirasi bagi anak-anak muda Aceh. (ant)

Baca Juga

loading...