Driver Ojek Online Vs MPU Nyaris Jotosan di Probolinggo

Zulkiflie

Senin, 10 undefined 2018 - 13:53

JATIMNET.COM, Probolinggo - Ojek online alias Ojol terlibat kributan dengan sopir MPU (Mobil Penumpang Umum) di Kota Probolinggo. Penyebabnya dipicu tindakan salah satu sopir MPU yang dianggap berlagak bak preman.

Berdasarkan informasi, peristiwa bermula saat Mulyono (30) pengemudi Ojol yang sedang mengangkut penumpang tiba-tiba dihadang Herman (43) sopir MPU di Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo.

Tak terima diperlakukan demikian, Mulyono akhirnya memberi kabar terhadap para pengemudi Ojol lainnya, hingga puluhan rekannya sesama Ojol datang. Merasa terdesak, hal sama dilakukan Herman dengan memberi kabar ke para rekannya sesama sopir MPU.

Cekcok pun terjadi antara kedua belah pihak. Mereka saling adu argumen, bahwa apa yang dilakukan sesuai dengan aturan yang disepakati.

Beruntung Petugas Kepolisian bersama Dishub dan Satpol PP segera datang ke lokasi dan mendinginkan suasana. Guna mencari solusi terbaik, mereka kemudian diajak petugas ke Stasiun Radio Suara Kota untuk dimediasi.

Namun demikian, dalam mediasi itu pihak Ojol tetap menganggap apa yang dilakukan sopir MPU sebagai bentuk premanisme. Sementara para sopir MPU tidak mau kalah dan balik menuduh Ojol melanggar aturan karena menyerobot penumpang.

Situasi mulai reda setelah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo, Sumadi, menengahi kedua belah pihak. Salah satu keputusannya membolehkan Ojol mengangkut penumpang hanya untuk di Jalan Mastrip ke arah selatan.

Waktu operasi Ojol yang disepakati mulai sore sekitar pukul 16.00 WIB hingga tengah malam. Setelahnya dilarang mengangkut penumpang di wilayah setempat, ataupun seluruh wilayah Kota Probolinggo.

Sementara itu, agar gesekan antara Ojol dan MPU tidak terulang, Sumadi mengimbau kedua pihak agar saat ada masalah serupa nanti tidak diselesaikan secara pribadi.

"Saya harap ketika ada gesekan, antara Ojol dan MPU baiknya diselesaikan lewat pimpinan masing-masing, agar masalah tidak semakin meluas. Kami selaku Dishub, siap memfasilitasi," katanya, Senin 10 Desember 2018.

Sebagai informasi, upaya mengatur keberadaan ojek online di Kota Probolinggo, sudah diatur dalam Perwali Nomor 116 Tahun 2017. Dalam aturan itu, disebutkan secara tegas larangan Ojol memuat orang. Sementara total jumlah MPU di Kota Probolinggo ada sekitar 84 armada dan terbagi di 10 trayek wilayah Kota setempat.

Baca Juga

loading...