Ia kini sedang dalam penyelidikan kepolisian

Ditimpuk Telur, Senator Australia Frasser Anning Balas Pukul

Nani Mashita

Senin, 18 Maret 2019 - 17:37

JATIMNET.COM, Surabaya – Senator asal Queensland Australia, Fraser Anning kini sedang dalam penyelidikan kepolisian. Pasalnya senator laki-laki itu memukul remaja yang menimpuk telur di kepalanya dalam sebuah konferensi pers di Melbourne.

Dilansir dari abc.net,au, video yang  menunjukkan seorang remaja menimpuk Anning dengan telur mentah dari belakang sedang viral di media sosial.

Dalam video terlihat Anning sedang mengadakan konferensi pers dan dikelilingi sejumlah kru media. Remaja berambut keriting itu kemudian terlihat mengeluarkan ponsel, merekam aksinya dan menimpukkan telur mentah di atas kepala Anning dari belakang punggung Anning.

Terlihat Anning yang sedang berbicara berbalik badan kemudian memukul remaja itu beberapa kali dan beberapa di antaranya mengenai kepala remaja tersebut.

Adegan itu kemudian dilerai oleh beberapa laki-laki. Mereka kemudian merobohkan remaja itu sambil mengunci badan dan kepala serta menyeret kakinya.

Polisi membawa remaja itu beberapa saat kemudian.

Juru bicara kepolisian Victoria menangkap remaja berusia 17 tahun itu sebelum dilepaskan.

BACA JUGA: Pelaku Penembakan di Selandia Baru Pamer Simbol Rasisme

Laman pengumpulan dana telah dibuka untuk biaya penanganan hukum remaja itu serta untuk membeli telur lebih banyak. Polisi mengatakan sedang menyelidiki kasus secara menyeluruh, termasuk menyelidiki respon Senator Anning.

“Dia mendapat pukulan di wajahnya, itu yang seharusnya diberikan ibunya dulu, karena perilakunya yang sangat buruk,” kata Anning.

“Jika seseorang memecahkan telur dikepalamu dari belakang, kamu beraksi dan membela dirimu sendiri,” katanya.

“Itu yang telah dilakukan Australia bertahun-tahun. Untungnya mereka melakukannya di dalam parit. Sebab jika tidak, kita semua akan berbicara dengan bahasa Jerman sekarang,” katanya.

BACA JUGA: Ini Motif Pelaku Penembakan di Selandia Baru

Selain dikecam akibat viralnya video itu, komentar Anning tentang serangan teroris di Christchurch Jumat lalu juga menyebabkan munculnya petisi dengan jutaan tanda tangan warga Australia yang memintanya turun dari parlemen.

Tentang ini dia mengatakan, “siapapun berhak memiliki opininya,” katanya.

“Sejuta orang dari Australia, saya tidak yakin jika mereka semua berasal dari Australia, tapi benar sejuta orang telah menandatanganinya. Namun ada banyak orang yang berkata jika mereka gembira karena saya ada di Parlemen,” katanya

Komentar Anning dan desakan agar Parlemen mengeluarkan Anning membuat Perdana Menteri Scott Morrison angkat suara.

BACA JUGA: Serena Williams jadi Bahan Karikatur Rasis Media Australia

Ia mengatakan koalisi dan partai buruh akan mengeluarkan mosi ketika parlemen bertemu kembali bulan depan.

“Normalnya saya tidak akan memberi oksigen pada hal seperti ini, tapi saya ingin secara penuh mengakhiri pernyataan yang dibuat Senator Anning atas serangan teroris ini, dengan isu imigrasi dan serangannya secara spesifik pada agama Islam, katanya.

Kecaman serupa juga datang dari pemimpin partai oposisi Bill Shorten yang menyebut pernyataan Anning menjijikkan.

Sebelumnya Anning mendapat banyak cacian setelah memberikan komentar anti imigran yang ekstrim mengikuti serangan teroris di Christchurch, Selandia Baru.

BACA JUGA: Latih Tanding di Australia, Timnas Indonesia Raih Hasil Positif

Ia juga menolak meminta maaf atas komentarnya yang menyinggung imigran dan pemeluk Agama Islam.

Baca Juga

loading...