Logo

Disperdagin Kota Kediri Bekali ASN Keterampilan Pemanfaatan AI

Reporter:,Editor:

Jumat, 02 October 2026 03:30 UTC

Disperdagin Kota Kediri Bekali ASN Keterampilan Pemanfaatan AI

Suasana pelatihan pelatihan pemanfaatan AI bagi pegawai di lingkungan Disperdagin Kota Kediri, Kamis, 1 Oktober 2026. Foto: kedirikota.go.id

JATIMNET.COM, Kediri – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan aparatur sipil negara (ASN) untuk menunjang pekerjaan sehari-hari.

Teknologi ini dapat membantu mempercepat penyusunan dokumen hingga mendukung pekerjaan administratif agar lebih efisien.

Untuk memperkuat kemampuan tersebut, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri menggelar pelatihan pemanfaatan AI bagi pegawai di lingkungan Disperdagin, Kamis, 1 Oktober 2026.

Pelatihan yang berlangsung di ruang pertemuan Disperdagin itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital ASN, sekaligus mengenalkan pemanfaatan teknologi yang dapat diterapkan secara langsung dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Kepala Disperdagin Kota Kediri, Bagus Alit, mengatakan pemanfaatan AI berpotensi membantu pegawai menyelesaikan pekerjaan rutin, seperti menyusun surat dan membuat dokumen.

Dengan dukungan teknologi tersebut, ASN diharapkan memiliki lebih banyak ruang untuk mengerjakan tugas yang membutuhkan analisis, gagasan, dan pengambilan keputusan.

“Pemanfaatan AI bukan dimaksudkan untuk menggantikan peran ASN, namun membantu menyederhanakan pekerjaan yang bersifat rutin. Dengan demikian, ASN dapat lebih fokus pada ide, gagasan, analisis dan pengambilan keputusan,” terangnya.

Menurut Bagus, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi hal penting bagi ASN. Pemanfaatan AI secara tepat diharapkan dapat membantu meningkatkan kecepatan kerja tanpa mengabaikan kualitas hasil pekerjaan.

“Dengan teman-teman yang semakin melek AI, harapannya pekerjaan menjadi lebih efisien, bisa lebih cepat, dan hasilnya juga lebih optimal,” tambahnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengenalan mengenai konsep AI, tetapi juga mengikuti praktik penyusunan instruksi atau prompting. Teknik ini digunakan untuk memberikan arahan kepada sistem AI agar menghasilkan jawaban atau dokumen sesuai kebutuhan pengguna.

Kemampuan menyusun instruksi yang jelas dan spesifik menjadi salah satu materi penting. Sebab, hasil yang diberikan AI sangat dipengaruhi oleh konteks, tujuan, serta informasi yang disampaikan pengguna.

Pelatihan menyasar seluruh pegawai di lingkungan kantor Disperdagin dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00–10.30 WIB, sedangkan sesi kedua dijadwalkan pukul 10.30–12.00 WIB.

Melalui kegiatan ini, Disperdagin Kota Kediri berharap pemanfaatan AI tidak berhenti pada pengenalan teknologi, tetapi dapat diterapkan secara bertanggung jawab dalam pekerjaan sehari-hari.

Penggunaan AI juga perlu disertai pemeriksaan ulang terhadap hasil yang dihasilkan agar informasi dan dokumen yang digunakan tetap akurat.

Upaya tersebut diharapkan mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan sekaligus mendorong ASN lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dengan pemanfaatan yang tepat, AI dapat menjadi alat bantu untuk meningkatkan efektivitas kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (ad)