Dindik Minta Guru yang Menolak Mengajar di Pedalaman Pensiun

Dyah Ayu Pitaloka

Kamis, 2 Mei 2019 - 17:07

JATIMNET.COM, Surabaya – Banyak guru dilaporkan mengajukan permohonan pindah mengajar di wilayah perkotaan, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dinas Pendidikan setempat pun memberikan penawaran pensiun dini, bagi mereka yang menolak mengajar di pedalaman.

"Ada banyak guru yang mengajukan permohonan untuk pindah mengajar di kota. Tidak mau lagi mengajar di desa-desa dan saya bilang, kalau tidak mau mengajar lagi bisa mengajukan permohonan pensiun dini," kata Benyamin Lola kepada wartawan, Kamis 2 Mei 2019.

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan banyaknya guru yang menumpuk di perkotaan, sementara di desa-desa atau daerah pedalaman, jumlah tenaga didik masih kurang.

Bahkan, ada sekolah-sekolah tertentu yang hanya memiliki beberapa guru saja, sehingga beban dalam proses belajar mengajar menjadi tinggi.

BACA JUGA: Diduga Salah Tangkap Guru Ngaji, Mapolsek Kotaanyar Digeruduk Warga

Menurut dia, ada banyak sekali guru kontrak yang bagus-bagus dan siap untuk mengabdikan diri di daerah-daerah pedalaman, atau di desa-desa terpencil.

"Silakan mengajukan permohonan mengundurkan diri atau pensiun dini. Kami akan kontrak guru-guru untuk mengisi posisi mereka di daerah-daerah," katanya.

Menurut dia, guru adalah pekerjaan mulia dan banyak sekali anak-anak muda yang siap untuk mengabdikan diri menjadi guru kontrak, untuk ditempatkan di mana saja.

Karena itu, jika guru-guru yang saat ini sudah ditempatkan di sekolah-sekolah yang ada di daerah, tetapi tidak mau menerima, maka pilihan yang paling tempat adalah pensiun dini atau mengundurkan diri. (ant)

Baca Juga

loading...