Delapan Negara Ini Juga Menggelar Pemilu April

Nani Mashita

Senin, 8 April 2019 - 13:25

JATIMNET.COM, Surabaya - Masyarakat Indonesia diminta untuk menggunakan hak pilihnya, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih presiden dan wakil presiden, serta anggota legislatif, pada 17 April 2019.

Namun,  pemilu tidak hanya berlangsung di Indonesia saja. Sejumlah negara juga menggelar kontestasi politik, yang melibatkan proses pemilihan langsung dari rakyatnya, sepanjang bulan April. Ini daftarnya.

1. Belize

Belize merupakan sebuah negara kecil yang terletak di pesisir timur Amerika Tengah, berbatasan dengan Meksiko di sebelah Barat Laut, dan Guatemala di Barat dan Selatan.

Meski berada di Amerika Tengah, warga Belize menggunakan Bahasa Inggris, karena pernah dijajah Inggris selama satu abad. Belize juga dikenal sebagai negara favorit wisatawan, dengan tujuan wisata Grea Blue Hole.

BACA JUGA: Tangkal Hoaks, Whatsapp Buka Hotline Jelang Pemilu

Belize menyuarakan kemerdekaannya pada 21 September 1981. Namun konflik dengan Guatemala membuat negara kecil ini tidak tenang. Guatemala mengklaim Belize sebagai bagian dari negara tersebut sejak 1821.

Belize menyatakan akan melakukan referendum pada 10 April 2019, yang meminta warganya untuk memilih setuju atau tidak setuju, untuk membawa sengketa wilayah ke Mahkamah Internasional.

2. India

India akan melaksanakan pemilu pada 11 April 2019 mendatang. Meski memiliki seorang presiden, secara de facto kekuasaan mengelola negara dimiliki Perdana Menteri.

Sekitar 900 juta penduduknya punya hak menggunaan hak suaranya. Mereka akan memilih anggota parlemen Lok Sabha (Majelis Rendah), atau anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

BACA JUGA: Kemenko Polhukam Sebut Potensi Gangguan Pemilu, Ini Daftarnya

Dalam sistem parlementer India, partai dengan perolehan kursi terbanyak di Lok Sabha, bisa membentuk pemerintahan dan menunjuk perdana menteri.

Dua kandidat perdana menteri yang maju yaitu Narendra Modi, diusung Bharatiya Janata Party (BJP), dan Rahul Gandhi dari kubu India National Congress (INC). Pemilu di India akan berakhir pada 19 Mei dan perhitungan suara dimulai 23 Mei.

3. Finlandia

Salah satu negara Balkan ini akan menggelar pemilu pada 14 April 2019. Total ada 4,5 juta lebih pemilih yang bisa mengunakan hak pilihnya memilih anggota DPR, dan membentuk pemerintahan baru, selama empat tahun mendatang.

Pemilu Finlandia menggunakan sistem proporsional dengan pendekatan distrik. Artinya, seluruh suara dikumpulkan secara nasional, tetapi pemilih hanya memilih calon legislatif yang telah berusia 20 tahun ke atas dari masing-masing distrik.

BACA JUGA: Masa Kampanye Pemilu 2019 Dinilai Terlalu Panjang

Calon yang mendapatkan suara terbanyak, dia berhak duduk di kursi parlemen yang seluruhnya berisi 200 kursi.

4. North Macedonia

Presiden dipilih dengan suara mayoritas absolut melalui sistem dua putaran, untuk jabatan lima tahun. Jika tidak ada kandidat yang menerima suara terbanyak, akan ada putaran kedua, antara kedua kandidat dengan suara terbanyak.

Hasil pemungutan suara sah bila diikuti oleh 40 persen pemilih. Total DPT adalah 1,8 juta lebih.

5. Ukraina

Warga Ukraina akan memasuki masa pemungutan suara putaran kedua yang dilaksanakan pada 21 April mendatang. Dua kandidat yang masuk ke putaran kedua adalah, petahana Petro Poroshenko dan Volodymyr Zelensky.

6. Israel

Israel akan melaksanakan pemungutan suara pada Selasa 9 April 2019. Sebanyak 5,8 juta orang akan memilih partai untuk menjalankan pemerintahan.

BACA JUGA: RSJ Ini Turut Selenggarakan Pemilu untuk ODGJ

Sebanyak 14 partai berkompetisi memperjuuangkan 120 kursi di Knesset (parlemen). Partai yang memenangkan 61 kursi, bisa membentuk pemerintahan dan memilih perdana menteri.

Pemilu kali ini, petahana Benjamin Netanyahu dengan Partai Liqud, turut menjadi peserta untuk mempertahankan kepemimpinannya di Israel.

7. Spanyol

Negara tango itu akan menggelar pemungutan suara pada 28 April mendatang. Ada 350 kursi untuk Congress of Deputies dan 266 kursi di Senat.

BACA JUGA: Pemilu Habiskan Biaya Triliunan, Jokowi: Rugi Besar Kalau Golput

Spanyol menghadapi kondisi demokrasi yang sulit dimana dalam empat tahu, pemilu telah digelar sebanyak tiga kali. Selain itu, pemilu Spanyol juga diwarnai dengan penolakan anggaran nasional pemerintah sosialis.

8. Benin

Pemilu di Benin terjadi dalam kerangka demokrasi multi-partai dan sistem presidensial. Baik Presiden dan Majelis Nasional dipilih langsung oleh pemilih, dengan pemilihan diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Nasional Otonom (CENA). Benin akan menggelar pemilu pada 28 April 2019 mendatang.

Baca Juga

loading...