CLS Knights Ukir Sejarah dengan Juarai ABL

Rochman Arief

Rabu, 15 Mei 2019 - 22:42

JATIMNET.COM, Jakarta – BTN CLS Knights Indonesia mencetak sejarah di kancah Liga Basket ASEAN atau ASEAN Basketball League (ABL). Itu setelah tim kebanggaan Kota Surabaya menjuarai ABL untuk pertama kali.

Pada gim kelima atau petandingan penentuan dengan format best of five, CLS Knights mengalahkan tuan rumah Singapore Slingers, 83-81 di OCBC Arena, Singapura, Rabu 15 Mei 2019. Dengan kemenangan itu membuat kedudukan akhir menjadi 3-2 untuk CLS Knights.

Ini kali pertama CLS merebut gelar juara ABL. Padahal tim ini baru mengikuti kompetisi liga basket se-ASEAN plus itu dalam tempo dua musim.

CLS yang lebih banyak tertinggal sepanjang laga berhasil meraih kemenangan berkat tembakan tiga angka Wong Wei Long di sisa waktu 50 detik, yang membawa timnya unggul 81-79.

BACA JUGA: CLS Membuka Asa Memburu Juara ABL

Wei Long sepanjang laga hanya mencetak enam poin, namun tiga poin di antaranya merupakan tiga poin terpenting dalam kemenangan tersebut.

Maxie Esho secara keseluruhan jadi pengumpul angka terbanyak dengan raihan 25 poin diikuti delapan rebound, didukung double double Darryl Watkins 17 poin dan 11 rebound, Douglas Herring 18 poin dan tujuh rebound, serta Brandon Jawato 16 poin.

Sementara itu, catatan triple double Pemain Impor Terbaik ABL musim ini Xavier Alexander lewat 23 poin, 12 rebound dan 10 assist tak mampu mempersembahkan gelar juara bagi Slingers.

BACA JUGA: CLS Knights Akui Keunggulan Singapore Slingers di Gim Ketiga

Tidak juga raihan double double 19 poin dan 11 rebound milik Delvin Goh, 13 poin dan 11 rebound John Fields serta 20 poin yang dilesakkan Jerran Young.

Sebetulnya CLS Knights mengawali laga dengan buruk. Anak didik Brian Rowsom itu sempat tertinggal tujuh angka tanpa balas. Hal itu membuat Brian Rowsom meminta time out atau waktu jeda.

Selepas itu, CLS perlahan-lahan menemukan ritme permainannya hingga dua tembakan tripoin Wei Long dan Herring mampu membawa CLS Knights berbalik memimpin 16-14, yang segera dijawab permintaan time-out dari Neo Beng Siang.

Ini merupakan prestasi tertinggi CLS Knights di kancah internasional. Bahkan di ajang domestik atau Indonesian Basketball League (IBL) periode 2003-2011, tak satupun gelar mampir ke Kertajaya, kandang CLS. Namun di ajang National Basketball League (NBL) 2011-2015, tim ini finish di posisi ketiga. (ant)

Baca Juga

loading...