Senin, 29 June 2026 06:00 UTC

Christopher Kevin Yuwono terpilih sebagai Gus Ekonomi Kreatif Kota Mojokerto 2026. Foto: Wanto
JATIMNET.COM, Mojokerto – Christopher Kevin Yuwono membawa misi besar setelah dinobatkan sebagai Gus Ekonomi Kreatif Kota Mojokerto 2026.
Bagi Kevin, gelar tersebut bukan hanya simbol penghargaan, tetapi menjadi ruang untuk berkontribusi dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif dan UMKM di daerah.
Kevin menjadi salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Wisata Gus dan Yuk Kota Mojokerto 2026 yang digelar di Amphitheater Taman Bahari Majapahit, Sabtu malam, 27 Juni 2026.
Dengan peran barunya, Kevin ingin mengajak pelaku UMKM dan industri kreatif lokal memanfaatkan perkembangan teknologi digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
"Fokus saya ke depan adalah membantu para pelaku UMKM dan industri kreatif lokal agar bisa naik kelas melalui digitalisasi, sehingga produk-produk Kota Mojokerto semakin dikenal luas," ujar Kevin.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan, terutama oleh generasi muda dan pelaku usaha lokal. Digitalisasi dinilai dapat menjadi salah satu cara memperkuat daya saing produk daerah.
Kevin melihat ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak perekonomian Kota Mojokerto. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan kemampuan adaptasi, kreativitas, serta kolaborasi berbagai pihak.
"Generasi muda memiliki peran penting untuk ikut mengambil bagian dalam perkembangan daerah. Bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai penggerak perubahan," katanya.
Sebelum menyandang gelar Gus Ekonomi Kreatif Kota Mojokerto 2026, Kevin telah memiliki pengalaman dalam bidang kepemudaan. Ia pernah meraih Juara 1 Duta GenRe (Generasi Berencana) Kota Mojokerto Tahun 2025.
Prestasi tersebut membawanya mewakili Kota Mojokerto dalam ajang Apresiasi Duta GenRe dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) Jawa Timur 2025 hingga berhasil masuk jajaran Top 5 Duta GenRe Jawa Timur.
Selain prestasi, Kevin juga aktif menyuarakan berbagai isu yang berkaitan dengan generasi muda, seperti pencegahan stunting, pernikahan usia dini, serta edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR).
Kevin menilai tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks di tengah perkembangan digital yang cepat. Fenomena seperti fear of missing out (FOMO) hingga krisis identitas menjadi persoalan yang perlu dihadapi dengan karakter dan kesiapan diri.
"Remaja hari ini hidup di era digital yang sangat cepat, di mana tantangan seperti FOMO dan krisis identitas bisa dengan mudah mengaburkan arah masa depan. Kita harus membuktikan bahwa Gen Z mampu memegang kendali atas masa depannya sendiri," ujarnya.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sebelumnya menyampaikan bahwa duta wisata tidak hanya bertugas mempromosikan destinasi, tetapi juga menjadi wajah generasi muda yang mampu mengangkat berbagai potensi daerah, termasuk UMKM dan ekonomi kreatif.
Dengan amanah sebagai Gus Ekonomi Kreatif Kota Mojokerto 2026, Kevin berharap dapat menjadi penghubung antara generasi muda, pelaku usaha, dan pemerintah untuk memperkuat ekonomi kreatif serta membawa produk lokal Mojokerto semakin dikenal luas.
