CFD di Surabaya, Kurangi Emisi hingga Vaksinasi dan Pemasaran Produk UMKM

Restu C Widari

Sabtu, 9 April 2022 - 05:40

Editor

Ishomuddin
cfd-di-surabaya-kurangi-emisi-hingga-vaksinasi-dan-pemasaran-produk-umkm

Ilustrasi Car Free Day. Dok: Satpol PP Surabaya

JATIMNET.COM, Surabaya – Car Free Day (CFD) di Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo, Surabaya, bakal digelar mulai Minggu, 10 April 2022. Selama bulan Ramadan, CFD ini akan digelar pada pukul 15.00-18.00 WIB dan hanya akan digelar pada tanggal 10, 17, dan 24 April 2022.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro memastikan bahwa pada prinsipnya CFD bertujuan untuk mengurangi emisi gas di Kota Surabaya.

Untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui CFD, akan ada UMKM Surabaya yang berjualan di sirip-sirip jalan.

“Sesuai Perwali memang untuk mengurangi emisi gas. Namun setelah ada arahan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, akhirnya kami berkolaborasi dengan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (DKUKMP) untuk menyiapkan UMKM-nya, sehingga UMKM ini nanti bisa berjualan di sejumlah kawasan CFD,” ia menjelaskan.

BACA JUGA: Pelaksanaan CFD Selama Ramadan Digelar Jelang Berbuka Puasa

Khusus CFD di Jalan Raya Darmo, UMKM akan disediakan stan di dekat Kantor Wonokoyo, Jalan Taman Bungkul, Jalan Comal, dan Jalan Bintoro sisi timur. Kemudian di Jalan Tunjungan, stan UMKM akan disediakan di sisi sirip Jalan Tanjung Anom dan Jalan Genteng Besar.

Oleh karena itu, Hebi mempersilakan warga untuk datang dan ngabuburit di CFD ini. Namun, ia meminta protokol kesehatan harus tetap dijaga bersama. Bahkan, nanti juga akan disiapkan aplikasi PeduliLindungi di masing-masing pintu masuk.

“Di lokasi CFD nanti akan ada vaksin dari Dinkes. Bahkan, nanti teman-teman dari kecamatan dan kelurahan akan menggelar vaksin hunter untuk mencari orang-orang yang belum melakukan vaksin,” ia menegaskan.

BACA JUGA: Car Free Day dan Delapan Taman Kota di Surabaya Kembali Dibuka

Demi mensukseskan acara CFD, Pemkot Surabaya berkolaborasi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya, Koramil Wonokromo, dan Koramil Tegalsari, Kelurahan, dan Kecamatan Tegalsari.

Selain itu, juga akan dikerahkan Satpol PP Surabaya, BPBD Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, dan DLH Surabaya untuk membantu pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan.

“Jadi, teman-teman ini nanti yang akan mengawasi sekaligus mengingatkan apabila ada pengunjung yang melanggar prokes,” ia mengungkapkan.

Baca Juga