Minggu, 02 August 2026 11:46 UTC

Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi F. Taslim (tengah) saat menghadiri konsolidasi partai yang digelar di GOR Mastrip, Kedepok, Kota Probolinggo, Minggu, 2 Agustus 2026. Foto: Zulafif
JATIMNET.COM, Probolinggo – Partai NasDem mulai memperkuat konsolidasi internal sebagai langkah awal menghadapi Pemilu 2029. Salah satunya digelar melalui pertemuan kader yang digelar di GOR Mastrip, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Minggu, 2 Agustus 2026. Dalam konsolidasi tersebut, Partai NasDem menegaskan target besar untuk meningkatkan posisi perolehan suara secara nasional.
Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi F. Taslim, mengatakan partainya tidak ingin lagi bertahan di peringkat keempat seperti yang diraih pada Pemilu 2019 dan 2024. Menurutnya, NasDem kini membidik posisi tiga besar, bahkan menargetkan masuk dua besar pada Pemilu 2029.
"Kita sudah tiga kali mengikuti pemilu, mulai 2014, 2019, dan 2024. Pada 2019 dan 2024 kita berada di peringkat empat secara nasional. Kita sudah bosan di nomor empat. Target kita sekarang naik ke nomor tiga, bahkan nomor dua," kata Hermawi kepada wartawan.
Hermawi menjelaskan, target tersebut dibarengi dengan strategi penguatan organisasi hingga tingkat desa. DPP Partai NasDem saat ini fokus membentuk dan memperkuat Dewan Pengurus Ranting (DPRT) agar mesin politik partai bekerja lebih efektif hingga ke akar rumput.
Selain memperkuat struktur kepengurusan, NasDem juga berupaya memastikan seluruh tempat pemungutan suara (TPS) memiliki saksi dari partai. Langkah itu dinilai penting untuk mengawal proses pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu 2029.
BACA: NasDem Probolinggo Gelar Aksi Damai di Tengah Isu Merger dengan Gerindra
"Selama ini, terutama di Pulau Jawa, banyak ranting yang belum memiliki saksi. Kalau struktur di bawah sudah lengkap, mudah-mudahan kita sudah punya saksi di setiap TPS," ujarnya.
Ia menilai Kabupaten dan Kota Probolinggo memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung suara NasDem. Sejak Pemilu 2014, partai tersebut mampu mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan politik di daerah sehingga dinilai memiliki modal yang kuat untuk meningkatkan perolehan suara pada pemilu mendatang.
Hermawi juga memaparkan bahwa NasDem saat ini memiliki 2.199 anggota legislatif yang tersebar di DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, hingga DPR RI. Menurutnya, jumlah tersebut menjadi modal penting untuk memperluas pengaruh politik partai melalui proses kaderisasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Modal dasar kita sudah besar. Kita punya anggota DPRD kabupaten, kota, provinsi sampai DPR RI sebanyak 2.199 orang di seluruh Indonesia. Kaderisasi akan kita lakukan setiap tahun," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo, Dini Rahmania, menetapkan target khusus di tingkat daerah. Ia ingin Partai NasDem kembali merebut kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo pada Pemilu 2029.
BACA: Wacana “War Tiket Haji” Dikritik DPR, Potensi Timbulkan Ketidakadilan
Untuk mewujudkan target tersebut, Dini menilai NasDem harus mampu memperoleh sedikitnya 14 kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo.
"Target saya sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo adalah mengembalikan kursi pimpinan DPRD. Karena itu minimal kita harus memperoleh 14 kursi," tegas Dini yang juga anggota DPR RI.
Konsolidasi tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD dan DPC Partai NasDem, anggota Fraksi NasDem, serta para kader dari Kota dan Kabupaten Probolinggo. Kegiatan itu juga melibatkan pengurus serta kader dari Kota dan Kabupaten Pasuruan sebagai bagian dari upaya memperkuat mesin partai menjelang Pemilu 2029.
