Rabu, 15 April 2026 05:30 UTC

Jajaran pengurus, kader dan simpatisan Partai NasDem Kabupaten Probolinggo saat menandatangani pernyataan sikap secara bersama dalam aksi damai di tengah isu merger dengan Gerindra, Rabu, 15 April 2026. Foto: Zulafif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Probolinggo menggelar aksi damai, Rabu, 15 April 2026.
Aksi yang diikuti oleh jajaran pengurus, kader hingga simpatisan ini sebagai wujud kebersamaan dan soliditas kader di tengah mencuatnya isu merger dengan Partai Gerindra.
Dalam aksi tersebut, mereka melakukan penandatanganan bersama sebagai simbol dukungan dan loyalitas terhadap Partai NasDem.
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPD NasDem Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo menyebut aksi ini muncul secara spontan sebagai bentuk solidaritas kader tanpa adanya arahan khusus.
“Ini murni lahir dari rasa kebersamaan. Tidak ada skenario apa pun, ini bentuk loyalitas kader terhadap partai,” ujarnya.
Ia juga menilai dinamika politik yang berkembang, termasuk pertemuan antarelite nasional merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi.
Menurutnya, komunikasi politik antarpimpinan adalah bagian dari upaya menjaga stabilitas negara.
Menanggapi isu merger partai yang ramai diperbincangkan, Andi menegaskan bahwa kondisi internal NasDem di tingkat daerah tetap kondusif dan solid.
Ia memastikan tidak ada gejolak berarti di tubuh partai. “Kami di daerah tetap fokus dan solid. Tidak terpengaruh oleh berbagai spekulasi yang berkembang,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia optimis Partai NasDem akan tetap eksis dan konsisten dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di kancah politik nasional.
Dalam kesempatan yang sama disampaikan delapan poin pernyataan sikap. Pernyataan tersebut merespons laporan utama majalah Tempo edisi 13–19 April 2026.
Secara garis besar, pernyataan itu menyoroti isi pemberitaan yang dinilai berpotensi menimbulkan persepsi keliru terhadap partai.
Meski demikian, NasDem tetap menegaskan komitmennya dalam menghormati kebebasan pers sebagai bagian dari demokrasi.
Selain itu, DPD NasDem Kabupaten Probolinggo juga menyatakan dukungan penuh kepada Dewan Pimpinan Pusat untuk mengambil langkah strategis, termasuk melakukan kajian, klarifikasi, dan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
Melalui pernyataan tersebut, seluruh kader juga diajak untuk tetap solid, tidak mudah terprovokasi, serta bijak dalam menyikapi dinamika politik yang terus berkembang.
