LANTARAN negosiasi harga antara pemerintah dan PT Kimia Farma gagal, pasokan antiretroviral terkendala. Saat ini, mayoritas ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS) mengandalkannya sebagai terapi pengobatan. Pemerintah, dengan dana donor, membeli obat ini dari India. 220 ribu botol obat sudah tiba di Jakarta pada Desember 2018 dan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Maret 2019 mendatang.