Bermain PUBG, Sepuluh Pelajar Ditangkap Polisi

Nani Mashita
Nani Mashita

Jumat, 15 Maret 2019 - 21:10

JATIMNET.COM, Surabaya – Sebanyak 10 pelajar yang tengah asyik memainkan game PlayerUnknown's Battlegroudns (PUBG)di ponselnya ditangkap polisi di India.  

Dilansir dari www.theverge.com, Jumat 15 Maret 2019, saking asyiknya memainkan game ini, mereka tidak menyadari kedatangan polisi untuk menangkap mereka, seorang polisi mengatakan kepada media setempat. Sepuluh pelajar itu akhirnya dibebaskan dengan jaminan.

PUBG masih legal di seluruh India. Tapi Gujarat, sebuah provinsi di sebelah barat India melarang game ini dimainkan karena orang tua dan pendidik mengeluhkan game PUBG menyebabkan ketergantungan dan kekerasan. 

BACA JUGA: PUBG "Disusupi" Zombie

Pada bulan Februari, seorang menteri setempat di Gujarat menggambarkannya sebagai "setan di setiap rumah," menurut The Times of India.  Seorang ibu sudah mengeluh kepada Perdana Menteri India Narendra Modi tentang anaknya yang kecanduan PUBG di ruang publik.

Bulan lalu, perusahaan induk PUBG Bluehole merilis pernyataan kepada media lokal India untuk mengatasi masalah ini. PUBG berusaha untuk memberikan pengalaman bermain yang terbaik namun sekaligus tetap bertanggung jawab ekosistem permainan.

“Untuk tujuan ini, kami terus-menerus bekerja dan akan terus bekerja dengan pemangku kepentingan yang berbeda, termasuk orang tua, pendidik, dan badan pemerintah, dan mendengarkan umpan balik mereka tentang apa yang dapat kami lakukan untuk meningkatkan pengalaman PUBG Mobile secara keseluruhan,” katanya dalam sebuah pernyataan.  

Baca Juga

loading...