Senin, 16 February 2026 12:30 UTC

Kegiatan karnaval dengan menggunakan sound horeg. Foto: Tangkapan layar medsos.
JATIMNET.COM, Mojokerto - Gelaran Medali Spectacular Carnival (MSC) 2026 di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Karnaval yang menampilkan puluhan sound horeg itu menjadi sorotan karena berlangsung sejak sore hingga menjelang subuh.
Acara yang digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026 itu, awalnya direncanakan selesai sebelum tengah malam. Namun, rangkaian kirab dan pertunjukan justru molor hingga Minggu 15 Februari 2026 sekitar pukul 04.30 WIB. Dentuman musik yang menggelegar sepanjang malam memicu beragam reaksi dari warganet.
Sejumlah komentar bernada kritik bermunculan di berbagai platform media sosial. Mereka mempertanyakan lamanya durasi acara yang dinilai mengganggu waktu istirahat warga sekitar.
"Boleh ya min acara 24 jam, yang lain kok tidak boleh, ada apa ini, acara khusus bagi warga yang budek," tulis akun @wulanxxx di salah satu postingan MSC.
"Jan asli ga duwe wayah mas, usume wong turu jek dang dung dang dung tekan soboh (Asli tidak tahu waktu mas, waktunya orang tidur masih dang dung sampai subuh)," komentar akun @_wildanxxx.
BACA: Efek Sound Horeg Akibatkan Tuli Permanen? Ini Kata Dokter
Sementara, Kepala Desa Medali, Miftahuddin membenarkan bahwa karnaval yang melibatkan 32 sound horeg tersebut dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 04.30 WIB. Ia menjelaskan bahwa suara dihentikan sementara saat waktu salat subuh. Kemudian, kirab dilanjutkan hingga seluruh peserta mendapat giliran tampil.
"Keinginan kami selesai sesuai izin keramaian. Pada kenyataannya banyak kendala di lapangan," katanya, Senin sore, 16 Februari 2026.
Menurut Miftah, molornya jadwal disebabkan sejumlah hambatan teknis di sepanjang rute karnaval. Beberapa kabel wifi dan listrik yang menjuntai rendah menghalangi truk pengangkut sound horeg.
Selain itu, ada kendaraan peserta yang mengalami kerusakan mendadak sehingga memperlambat jalannya acara.
"Harusnya selesai jam 12 malam, sampai jam 04.30. Kalau kami setop karnavalnya, malah kami diprotes peserta. Karena mereka persiapan habis banyak ternyata diberhentikan," tandasnya.
Terlepas dari kritik yang bermunculan, MSC 2026 tetap menyedot perhatian ribuan penonton. Dari berbagai video yang beredar di media sosial, tampak banyak warga yang setia menyaksikan kemeriahan karnaval hingga dini hari.
