Minggu, 16 August 2026 11:00 UTC

Petugas BPBD Surabaya mengavakuasi jenazah seorang perempuan berusia 81 tahun yang ditemukan mengapung di sekitar Jembatan Karimun Jawa, Minggu, 16 Agustus 2026. Foto: Command Center.
JATIMNET.COM, Surabaya – Warga yang beraktivitas di sekitar Jembatan Karimun Jawa, Surabaya, dikejutkan dengan penampakan tubuh manusia mengapung di sungai, Minggu pagi, 16 Agustus 2026. Setelah dievakuasi, korban diketahui perempuan berusia 81 tahun berinisial S.
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan laporan mengenai penemuan tersebut diterima melalui Command Center 112 pada pukul 09.07 WIB.
“Laporan kami terima pada pukul 09.07 WIB dan petugas tiba di lokasi pada pukul 09.14 WIB. Jadi waktu respons kami tujuh menit,” kata Linda.
Saat petugas Posko Pusat BPBD Kota Surabaya tiba, korban masih berada di aliran sungai dalam kondisi mengapung. Petugas kemudian berkoordinasi dengan jajaran Polsek Genteng untuk mengamankan lokasi sebelum proses evakuasi dilakukan.
“Petugas langsung melakukan pengamanan area di sekitar lokasi bersama jajaran Polsek Genteng untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman,” ujarnya.
BPBD kemudian mengevakuasi korban dari sungai dan menepikannya ke pinggir sungai. Setelah itu, Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui kondisi dan memastikan identitas korban.
Berdasarkan identitas yang diperoleh, korban merupakan S, perempuan berusia 81 tahun yang berdomisili di Asrama Polri, Kelurahan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.
Dalam proses penanganan di lokasi, petugas juga meminta keterangan dari seorang saksi laki-laki berinisial P, 25 tahun. Saksi tersebut diketahui berdomisili di kawasan Asrama Yon, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Dr. Soetomo untuk penanganan lebih lanjut.
“Setelah dilakukan olah TKP, jenazah langsung dibawa ke RS Dr. Soetomo menggunakan ambulans PMI Kota Surabaya dengan didampingi pihak keluarga,” ujar Linda.
Hingga proses evakuasi dan pemeriksaan awal selesai, belum disampaikan informasi mengenai penyebab korban hingga berada di sungai. Penanganan selanjutnya dilakukan oleh pihak kepolisian.
