Rabu, 30 September 2026 07:00 UTC

Pengendara sepeda motor hendak menyeberang di Jalan KH Wahid Hasyim Sampang yang juga dilengkapi dengan sejumlah penerangan jalan umum (PJU). Foto: Zainal Abidin.
JATIMNET.COM, Sampang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang mengubah metode pemilihan penyedia jasa untuk proyek pengadaan dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang bersumber dari Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Tahun Anggaran 2026.
Semula, pemilihan rekanan proyek tersebut direncanakan menggunakan pengadaan langsung (PL). Namun, setelah mendapat sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), proses pemilihannya diubah menjadi tender terbuka.
"Proyek ini memang sempat jadi sorotan KPK karena menggunakan metode PL. Kami dikira menghindari lelang karena proyeknya dipecah-pecah," kata Kabid Hubungan Darat Dishub Sampang Khotibul Umam, Rabu, 30 September 2026.
Setelah mendapat sorotan KPK, pejabat pengadaan barang dan jasa (Barjas) memberikan masukan kepada Dishub Sampang terkait metode pemilihan penyedia.
Masukan itu juga mencakup pemilihan penyedia untuk paket pengadaan konsultan pengawas proyek pemasangan PJU.
"Awalnya memang direncanakan mau di PL. Namun, sekarang sudah diubah ke tender terbuka sehingga bisa diikuti semua rekanan, apalagi ini masih satu jenis kegiatan," ujar Khotib.
Perubahan metode pemilihan penyedia tersebut membuat jumlah paket pengadaan yang sebelumnya direncanakan sebanyak 60 paket menjadi delapan paket.
Saat ini, delapan paket proyek PJU Pokir DPRD Sampang tersebut dalam proses tender melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Sampang.
Delapan paket itu meliputi pembangunan PJU area Torjun-Pengarengan dengan pagu Rp3,1 miliar, area Kecamatan Sreseh Rp3 miliar, dan area Ketapang senilai Rp1,3 miliar.
Kemudian, pembangunan PJU area Kecamatan Karang Penang senilai Rp1,3 miliar, area Kecamatan Sampang Rp1,9 miliar, area Kedungdung-Robatal Rp1,9 miliar, area Camplong-Omben Rp1,7 miliar, serta area Tambelangan dengan pagu Rp1,7 miliar.
Tahapan tender saat ini memasuki pengumuman pascakualifikasi. Sementara pengumuman pemenang dijadwalkan pada 14 Oktober 2026.
"Delapan paket proyek PJU saat ini dalam proses tender. Pekerjaan ditargetkan mulai bulan Oktober," kata Khotib.
