Logo

Akad Nikah Penuh Haru di Lapas Mojokerto, Dua Warga Binaan Resmi Menikah

Reporter:,Editor:

Selasa, 29 September 2026 13:00 UTC

Akad Nikah Penuh Haru di Lapas Mojokerto, Dua Warga Binaan Resmi Menikah

Prosesi akad nikah warga binaan Lapas Kelas IIB Mojokerto di Masjid At-Taubah, Selasa, 29 September 2026. Foto: Wanto

JATIMNET.COM, Mojokerto – Menjalani masa pidana tidak menghalangi dua warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto, DJ dan IM, untuk melangsungkan pernikahan. Keduanya menjalani prosesi akad nikah di Masjid At-Taubah Lapas Mojokerto, Selasa, 29 September 2026.

Suasana haru pun menyeruak dalam acara akad nikah tersebut. Pihak Lapas Mojokerto memfasilitasi pernikahan tersebut bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Petugas tetap menerapkan ketentuan keamanan dan ketertiban selama prosesi berlangsung.

Sejumlah anggota keluarga kedua mempelai turut hadir menyaksikan akad nikah. Suasana khidmat terasa ketika ijab kabul berlangsung hingga para saksi menyatakan pernikahan tersebut sah.

Warga binaan Lapas Mojokerto juga ikut memberikan suasana berbeda dalam prosesi tersebut. Mereka membawakan hadrah yang mengiringi pernikahan sehingga suasana di Masjid At-Taubah terasa semakin hangat dan penuh kekeluargaan.

Kepala KUA Kecamatan Kranggan Abdul Muiz, S.IP., mengatakan, pihaknya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk pelaksanaan akad nikah, selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto Arifin Akhmad mengatakan, fasilitasi akad nikah tersebut merupakan bentuk komitmen Lapas dalam memenuhi hak warga binaan. 

BACA: Petani Tembakau Mojokerto Ketiban Berkah Kemarau 

"Kami turut berbahagia atas terlaksananya akad nikah ini. Meskipun sedang menjalani masa pidana, warga binaan tetap memiliki hak untuk membangun kehidupan berkeluarga,” ujar Arifin.

“Semoga pernikahan ini menjadi awal yang baik dan memberikan motivasi untuk menjalani pembinaan dengan penuh semangat," paparnya.

Kebahagiaan juga dirasakan DJ dan IM setelah akad nikah mereka dinyatakan sah. Keduanya mengucapkan terima kasih kepada pihak Lapas, KUA, petugas, dan keluarga yang telah memberikan dukungan hingga pernikahan tersebut terlaksana.

BACA: Wabup Rizal Octavian Nahkodai Gerindra Kabupaten Mojokerto 

"Kami sangat bahagia dan berterima kasih karena akad nikah ini dapat terlaksana. Terima kasih kepada Lapas Mojokerto, KUA, petugas, serta keluarga yang telah mendukung kami," ungkap keduanya.

Lapas Mojokerto menjadikan fasilitasi pernikahan tersebut sebagai bagian dari pelayanan kepada warga binaan. Pihak Lapas tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan menjaga pelaksanaan kegiatan sesuai ketentuan keamanan dan ketertiban.

Pembinaan warga binaan pun tidak hanya diarahkan pada pengembangan keterampilan dan kepribadian. Lapas juga memberikan ruang bagi mereka untuk mempertahankan hubungan dengan keluarga serta memenuhi hak-hak sebagai bagian dari persiapan sebelum kembali ke tengah masyarakat.