Benarkah Harga Tiket Pesawat Melonjak Puluhan Juta?

Tiket termurah Surabaya ke Medan harus transit di Singapura.
Anang Zakaria

Jumat, 31 Mei 2019 - 20:57

JATIMNET.COM, Surabaya – Kurang sepekan menjelang lebaran, publik dihebohkan oleh kenaikan harga tiket pesawat di luar akal. Satu contoh, di situs penjualan tiket online Traveloka.com, per Jumat 31 Mei 2019 pukul 19.19 WIB, tiket penerbangan termurah untuk rute Surabaya-Medan terpampang Rp 13.755.200. Adapun yang termahal mencapai Rp 14.354.700. 

Itu untuk kelas bisnis Garuda Indonesia dan sekali transit di Cengkareng. Sementara untuk kelas ekonomi di hari yang sama, tiketnya sudah tak terpajang di layanan mereka. Meski di Tiket.com, situs sejenis, masih tersisa penerbangan Citilink kelas ekonomi seharga Rp 2.900.000.

Mahalnya harga tiket pesawat ini segera menyita perhatian publik. Di jagat maya, penggunaan kalimat “Solusi Tiket Murah Jokowi” menjadi tren di Twitter. Hingga pukul 19.35 WIB, tercatat kalimat itu di-tweet sebanyak 3.782 kali oleh warganet.

Jatimnet.com membuat tinjauan harga penerbangan termurah dari Surabaya ke sejumlah kota di Indonesia. Dengan bantuan mesin pencari Google Flight, kami menilik harga penerbangan ke dua bandara di Jakarta; Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, Kualanamu di Medan, serta Hasanuddin di Makassar.

BACA JUGA: Pemudik Jalur Udara Tergerus Tiket Mahal

Lalu kami menambahkan dua kota besar terjauh dari Surabaya; Banda Aceh di barat dan Jayapura di timur, dalam daftar. Masing-masing harga penerbangan itu, kami susun per hari selama dua pekan, 1-15 Juni 2019.

Walhasil, penerbangan termurah dari Bandara Juanda Surabaya ke Soekarno-Hatta di Cengkareng ditempati Air Asia, dengan kisaran harga Rp 741 ribu-745 ribu. Sementara pada Minggu, 9 Juni harganya melonjak menjadi Rp 1.107.528 dan Rp 1.022.828 pada Senin, 10 Mei.

Sementara untuk tujuan Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, harga tiket termurah menjadi lebih mahal dibanding tujuan Soekarno-Hata. Maskapai Batik Air membanderol Rp 1,19 juta-Rp 1,3 juta. Lagi-lagi, harga itu melonjak pada Minggu, 9 Juni menjadi Rp 3.703.000.

Besar kemungkinan, kenaikan harga tiket pada Minggu 9 Juni dipengaruhi perkiraan puncak arus balik masyarakat pasca lebaran.

BOLAK-BALIK. Perkiraan masa arus mudik dan balik lebaran 2019 oleh Kementerian Perhubungan.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Pemerintah Turunkan Tarif Tiket Pesawat 12-16 Persen

Penerbangan termurah ke Banda Aceh mencapai Rp 2.925.000 dengan maskapai Lion Air. Di lamannya, tiket seharga itu ludes hingga Selasa, 4 Juni. Tak banyak pilihan bagi calon penumpang untuk terbang Banda Aceh, kecuali menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan tiket termurah mencapai Rp 10,2 juta-13,400 juta.

Penerbangan ke Medan termurah ditempati oleh Jet Air, Rp 1.372.313. Lucunya, maskapai penerbangan berbasis di Mumbai, India itu harus melakukan transit terlebih dulu di Bandara Changi, Singapura sebelum kembali terbang ke Indonesia. Penumpang pun harus mengalami masa tunggu yang cukup panjang, sekitar 10 jam sebelum terbang ke Kualanamu Medan.

Sementara harga maskapai Tanah Air mematok harga lebih mahal. Di antaranya Sriwijaja Air dengan harga Rp 2,3 juta dan Lior Air Rp 2,7 juta. Sayangnya, pada puncak arus mudik, tiket mereka tak mudah ditemukan. Hingga yang tersisa hanya penerbangan Garuda Indonesia dengan harga tiket mencapai Rp 11,8 juta.

ONGKOS TERBANG. Grafik harga tiket pesawat terbang 1-15 Juni 2019. Data dipetik dari Google Flight.

Baca Juga

loading...