Banyuwangi Uji Coba Hitung Cepat Pemilu 2019

Ahmad Suudi

Rabu, 10 April 2019 - 18:20

JATIMNET.COM, Banyuwangi - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Banyuwangi, menggelar uji coba pengoperasian Sistem Informasi Penghitungan Suara Pemilu (Situm).

Uji coba serupa dilakukan secara nasional, untuk menjajal pengiriman data, ke server KPU pusat. 

Kepala Divisi Teknis KPUD Banyuwangi Suherman mengatakan, hitung cepat dilakukan sebagai bagian publikasi kepada masyarakat.

Sementara, hasil perhitungan suara yang sah, tetap berdasarkan rekapan secara manual. 

BACA JUGA: Lewat Selawat Akbar, KPUD Banyuwangi Imbau Masyarakat Tak Golput

"Sekarang percobaan ketiga. Dalam percobaan kedua kemarin kendalanya kecepatan internet yang kurang, tapi pada akhirnya tetap masuk (datanya)," kata Suherman di kantornya, Rabu 10 April 2019. 

Situm, nantinya akan dimulai, setelah pencoblosan usai.

Setelah pemilu, Rabu 17 April 2019, Berita Acara Pemungutan Suara dari 5.116 TPS reguler, dan 4 TPS tambahan di Banyuwangi, harus terkumpul di kantor KPUD, pada Jumat 19 April 2019.

Kemudian, 35 orang tim perhitungan cepat KPUD memiliki waktu empat hari untuk memasukkan data dari semua Berita Acara Pemungutan Suara, ke Situm.

BACA JUGA: Seratusan Penghuninya Masuk DPT, Lapas Ponorogo Belum Dapat TPS

Kasubag Teknis KPU Banyuwangi Anditri Prawono mengatakan, setiap tim terdiri dari empat petugas input data ke Situm.

Mereka berbagi tugas, dua orang memindai berkas fisik Berita Acara Pemungutan Suara (termasuk formulir C1), dan dua lainnya menginputkan angka-angka perolehan suara.

"Hasil pindai salinan C1 digunakan untuk mengecek jumlah suara yang diinputkan ke Situm betul atau tidak," kata Andi.

Dia melanjutkan, scanner atau alat pindai dan sistem pengecekan berkas otomatis, mampu melihat kinerja petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

BACA JUGA: RUU PKS Jadi Komoditas Politik Sebarkan Berita Bohong

Situm akan mengenali dan memberi notifikasi, bila berkas Berita Acara Pemungutan Suara dari TPS tidak lengkap, rusak ataupun terlipat.

Tidak lengkap atau rusaknya Berita Acara Pemungutan Suara, akan menjadi catatan evaluasi kinerja petugas TPS.

Petugas tim perhitungan cepat KPUD, juga akan meminta salinan berita acara yang disimpan petugas TPS, untuk melengkapi yang kurang. 

Dia berharap koneksi data ke server KPU pusat tidak bermasalah, karena harus mengungah sekitar 1 gigabyte gambar hasil pindai dari setiap desa.

BACA JUGA: Bawaslu Temukan Ribuan Pelanggaran Kampanye

Berarti, mereka akan mengunggah 217 gigabyte file berekstensi JPG atau JPEG, karena di Banyuwangi ada 189 desa, dan 28 kelurahan. 

Baca Juga

loading...