Bawaslu Temukan Ribuan Pelanggaran Kampanye

Baehaqi Almutoif

Selasa, 9 April 2019 - 21:43

JATIMNET.COM, Surabaya – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur mencatat hingga saat ini telah ada 3.002 pelanggaran pemilu yang masuk kategori bagian pengawasan pemilu.

"Per Maret kemarin seluruh Jatim ada 3.002 pelanggaran. Didominasi pelanggaran administrasi, khususnya pemasangan alat peraga kampanye dan penyebaran bahan kampanye yang tidak sesuai ketentuan," ujar Komisioner Bawaslu Jatim Aang Kunaifi di sela Deklarasi Serambi Budaya Pengawasan Pemilu di Grand City, Selasa 9 April 2019.

Ribuan pelanggar bahan kampanye ini paling banyak ditemui di Banyuwangi. Di Kota Gandrung itu, Bawaslu menemukan ada ribuan lebih yang masuk dalam catatan Bawaslu Jawa Timur.

BACA JUGA: Bawaslu Magetan Selidiki Dugaan Mobilisasi Pelajar pada Kampanye Sandiaga

Selain itu, lanjut Aang, pelanggaran lain yaitu soal netralitas aparatur sipil negara (ASN). Laporan yang masuk, ada tiga tindak pidana yang sudah memenuhi unsur tindak pidana dan telah incracht atau berketatapan hukum.

Dia menyebut salah satu contoh kasus adalah di Kabupaten Mojokerto. Bawaslu Jatim mendapati laporan kepala desa menuntun atau mengarahkan massa pada salah satu dukungan. "Kasusnya sudah incracht di tingkat pengadilan, bahwa yang bersangkutan bersalah," jelasnya.

BACA JUGA: Bawaslu Tulungagung Periksa Dua ASN Sebarkan Kampanye Capres

Kendati demikian, pria kelahiran Surabaya itu mengaku sejauh ini tingkat ketaatan peserta pemilu cukup koperatif semua. Namun bukan berarti pihaknya lengah. Masih ada kemungkinan pelanggaran hingga masa tenang Senin 15 April 2019.

"Seperti kemarin ada keterlibatan anak-anak ikut kampanye akbar. Kami juga masih menemui mobil berpelat merah digunakan untuk kampanye, ada pula kepala desa yang diikutsertakan dalam kampanye,” tandasnya.

Baca Juga

loading...