Logo

Arus Balik Iduladha dan Waisak di Daop Madiun Diprediksi pada Awal Juni

Reporter:

Rabu, 27 May 2026 12:00 UTC

Arus Balik Iduladha dan Waisak di Daop Madiun Diprediksi pada Awal Juni

Suasana Stasiun Madiun yang mengalami lonjakan penumpang saat momentum libur Iduladha dan Waisak 2026. Foto: KAI

JATIMNET.COM, Madiun - Pergerakan penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali diprediksi meningkat pada awal pekan depan, Senin, 1 Juni 2026.

Prediksi ini seiring akan berlalunya libur panjang Iduladha 1447 Hijriah yang hampir bersamaan dengan momentum Hari Raya Waisak Tahun 2570 Buddhist Era pada pekan ini.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah mitigasi untuk menghadapi lonjakan penumpang arus balik tersebut. Mulai dari optimalisasi sarana hingga kesiapan personel.

“Seluruh fasilitas pelayanan di stasiun, mulai dari ruang tunggu, kebersihan area, hingga proses boarding, dipastikan dalam kondisi prima guna memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi pelanggan,” katanya, Rabu, 27 Mei 2026.

Persiapan itu seperti yang dilakukaan saat menyambut libur panjang pada momentum Iduladha dan Waisak pada pekan ini.

Pada awal  hingga akhir masa libur panjang tersebut, jumlah pengguna kereta api di wilayah Daop 7 diproyeksikan menembus 65.755 pelanggan. Dari jumlah itu, sebanyak 35.153 merupakan penumpang datang dan 30.602 penumpang berangkat.

Kepadatan penumpang sebelumnya terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026 atau sehari sebelum Iduladha. Pada hari itu tercatat 13.342 penumpang tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Sementara jumlah penumpang berangkat mencapai 7.038 orang.

Tren pergerakan penumpang kini mulai bergeser menuju arus balik setelah masyarakat memanfaatkan rangkaian libur panjang Iduladha dan Waisak untuk bepergian ke kampung halaman maupun destinasi wisata.

Sementara, pada Hari Raya Iduladha, jumlah pengguna kereta di wilayah Daop 7 juga terpantau cukup tinggi. Hingga Rabu siang, total 7.666 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api. Rinciannya, 2.884 penumpang berangkat dan 4.782 penumpang datang.