Allison Mack Terancam Penjara 20 tahun.

Artis Serial Smallville Terlibat Kultus Sex Nxivm

Nani Mashita

Reporter

Nani Mashita

Selasa, 9 April 2019 - 14:09

JATIMNET.COM, Surabaya – Artis Amerika  Serikat Allison Mack mengaku bersalah dalam kasus tuduhan melakukan sex trafficking berkedok kelompok mentoring. Dalam pernyataanya, pemeran Chloe Sullivan dalam serial Smallville itu mengaku, telah merekrut perempuan, dengan alibi mengajak mereka bergabung dalam kelompok mentoring.

“Saya harus mempertanggungjawabkan perbuatan saya,” kata Mack, dalam persidangan Federal, Senin 8 April 2019, dikutip dari Bbc, Selasa 9 April 2019.

Mack mengakui bersalah melakukan pemerasan, dan konspirasi pemerasan, yang berkaitan dengan kultus sex Nxivm.

Dalam persidangan, Mack mengaku jika ia diminta oleh Keith Raniere, pemimpin kelompok tersebut, untuk mengumpulkan material dan gambar milik dua perempuan anggota kelompok,kemudian mengancam akan menyebarkan foto itu, jika mereka membongkar informasi tentang kelompok rahasia itu.

BACA JUGA: Aktris Hollywood Terlibat Skandal Pendidikan di Amerika

“Saya percaya tujuan Keith Raniere adalah untuk menolong orang,” kata Mack dalam persidangan. “Ternyata saya salah,” katanya.

Mack adalah satu dari enam orang terdakwa dalam kasus kultus sex Nxivm.

Dia kini dijadwalkan menjalani hukuman pada September, dan akan menghadapi penjara maksimal 20 tahun, untuk masing-masing dua dakwaan.

Bulan lalu, pendiri kelompok, Nancy Salzman, 65, juga mengaku bersalah dalam dakwaan pemerasan. Dia akan menjalani hukuman pada Juli.

Selain itu, ada pula pewaris minuman keras Seagram, Clare Bronfman dan anggota Nxivm Kathy Russell, yang mengaku tidak bersalah.

BACA JUGA: Sederet Artis Era 80-an Kunjungi Ahmad Dhani di Penjara

Jaksa penuntut menuduh kelompok itu melakukan skema piramida, dimana anggotanya membayar ratusan ribu dolar untuk mendapatkan kursus, dan meningkatkan rangking.

Keith Raniere, dituduh menjadi pemimpin dari struktur tersebut, dan menjadi satu-satunya laki-laki, sedangkan Mack, melayani sebagai salah satu deputi perempuannya.

Perekrutan perempuan diduga diinisiasi oleh Raniere, dan dilanjutkan dengan melakukan hubungan sex dengannya, sebagai bagian dari “sistem tuan dan budak”.

“Allison Mack merekrut perempuan yang awalnya untuk kebutuhan kelompok mentoring, namun ternyata dibuat dan dipimpin oleh Keith Raniere,” kata Richard Donoghue, Pengacara AS untuk Distrik New York, dalam sebuah pernyataan tahun lalu.

BACA JUGA: Caleg Artis Akui Populeritas bukan Jaminan

Raniere ditangkap oleh FBI di Meksiko tahun lalu. Jaksa menuduh Raniere menjalankan organisasi rahasia seperti sekte, Nxivm (diucapkan "Nexium"), di mana wanita dicap dengan inisialnya, mengenakan diet yang sangat ketat, dan dipaksa untuk berhubungan seks dengannya.

Bulan lalu, Raniere juga dituduh melakukan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur dan memaksanya untuk menghasilkan pornografi anak. Raniere mengaku tidak bersalah.

Tim pengacaranya berpendapat, jika tindakan sex yang dituduhkan bersifat konsensual.

Baca Juga

loading...