Apple Tayangkan Live Streaming Misterius

Nani Mashita

Senin, 25 Maret 2019 - 17:17

JATIMNET.COM, Surabaya – Apple membuat fan die hard-nya penasaran, dengan menyiarkan sebuah pertunjukan live streaming, menjelang peluncuran layanan baru di Cupertino, 25 Maret 2019.

Anehnya, live streaming tersebut disiarkan seolah-olah tidak sengaja, tulis cnet.com.

Dalam saluran yang dipublis di laman resmi apple, terlihat teater yang kosong serba hitam, dengan kamera yang bergeser.

Sepintas, pertunjukan itu menyerupai film horor tahun 80-an. Terdengar pula, suara perempuan yang sedang membacakan jalan pada peta, menuju suatu lokasi.

Tampaknya, ini disesuaikan dengan undangan yang khas Hollywood bertema "It's show time".

BACA JUGA: Apple Rilis Layanan Video dan TV Berlangganan?

Keanehan lives streaming ini, dicuitkan oleh sejumlah pengguna Twitter. Mulai dari suasana horor, hingga munculnya karakter Captain America, dalam live streaming itu.

Ada pula yang melihat penampilan aktris Sara Bareilles, menyanyikan “Ill Never Get Over You Getting Over Me”.  

Sebelumnya, Apple telah mengundang kehadiran kru media dalam acara bertajuk “its show time”, bertempat di markas apple, Cupertino, pada 25 Maret 2019.

Acara itu diprediksi, akan digunakan Apple, untuk meluncurkan layanan tv dan video berlangganan, seperti Netflix.

BACA JUGA: Akademi Apple Lahirkan Ratusan Sarjana Terlatih

Menurut laporan Bloomberg, raksasa Cupertino ini menggandeng nama besar seperti Showtime, HBO dan Starz, untuk bergabung dengan layanan streaming-nya.

Satu pemain yang pasti keluar yaitu Netflix. CEO perusahaan Reed Hastings mengkonfirmasi, bahwa perusahaan itu tidak akan menjadi bagian dari layanan streaming Apple.

Layanan lain yang akan diumumkan yaitu, paket berlangganan berita, yang memungkinkan pelanggan membaca konten dari berbagai penerbit (majalah dan surat kabar).

The New York Times, Washington Post dan Wall Street Journal, hanyalah beberapa outlet berita utama, yang dikabarkan sedang dalam pembicaraan dengan Apple, untuk menjadi bagian dari layanan ini.

BACA JUGA: Kemenperin Akselerasi Lulusan Akademi Apple Rebut Pasar Digital

Tetapi menurut laporan Wall Street Journal, penerbit ragu untuk mendaftar, karena Apple akan mengambil 50 persen pendapatan dari layanan.

Selain itu, Apple dikabarkan juga akan mengumumkan langganan gim. Pengguna dapat membayar biaya berlangganan bulanan, untuk mengakses perpustakaan permainan.

Gim menjadi kategori paling populer di App Store, kebanyakan adalah gim yang dapat dimainkan gratis, dan didukung iklan

Menurut Bloomberg, layanan ini akan fokus pada gim berbayar, dari pengembang pihak ketiga, seperti Minecraft, game NBA 2K dan franchise GTA.

BACA JUGA: Apple Rilis iPhone 11 September Untuk Dongkrak Penjualan?

Pengguna pada dasarnya, akan membayar untuk mengakses bundle gim ini.

Apple akan mendistribusikan kembali pendapatan kepada pengembang gim, berdasarkan pada berapa banyak waktu yang dihabiskan pengguna, dalam sebuah gim.

Baca Juga

loading...