JATIMNET.COM, Surabaya - Apple mengundang media dalam even pertama yang tidak menempatkan gawai sebagai fokus utamanya. Even spesial yang berlangsung pada 25 Maret di Cupertino AS itu diharapkan menjadi ajang peresmian layanan TV dan video Apple.

Dilansir dari Reuters Selasa 12 Maret 2019, dalam undangannya Apple tidak menyebutkan even khusus selain deskripsi singkat bertulis: "it's show time".

Apple telah lama menyiapkan layanan video dengan membelanjakan USD 2 miliar di Hollywood untuk memproduksi konten dengan bintang utama seperti Oprah Winfrey.

Sumber yang dekat dengan kegiatan itu sebelumnya berkata pada Reuters jika layanan itu mungkin akan berisi konten milik CBS Corp, Viacom Inc, Lions Gate Entertainment Corps Starz dan konten asli Apple sendiri.

BACA JUGA: Apple Rilis iPhone 11 September Untuk Dongkrak Penjualan?

Apple juga sedang berdikusi dengan HBO, bagian dari AT&T Inc milik Warner media, sebagai bagian dari layanan sebelum diluncurkan, kata sebuah sumber terpercaya.

Layanan TV yang diharapkan dirilis secara global menjadi langkah ambisius dalam mengejar kompetisi dengan Netflix Inc dan Prime Video dari Amazon.

Layanan yang mungkin didistribusikan menggunakan App Store itu memungkinkan diakses di lebih dari 100 negara.

Potensi penjualan dari layanan televisi menjadi fokus investor setelah penjualan Apple dilaporkan mengalami penurunan terbanyak selama periode belanja liburan di Januari.

BACA JUGA: Sengketa Paten Apple dan Qualcomm

Perolehan itu memaksa iPhone berencana turun harga di sejumlah pasar untuk menjaga rata-rata penjualan luar negeri.

Meskipun ada kemungkinan Apple akan memperbarui iPad nya untuk aplikasi Apple TV bulan ini, even tersebut akan tetap menjadi peristiwa besar pertama Apple yang tidak menempatkan gawai sebagai fokus utamanya, kata Ben Banjarin, analis dari Creative Srategies

Sebelum undangan untuk even non gawai tersebar, Apple juga telah melakukan sejumlah perubahan besar.

Apple telah membuat layanan musiknya bekerja di speaker cerdas milik Amazon dan juga bermitra dengan Samsung Electronic Co Ltd dengan mengizinkan pemilik gawai Samsung memutar video yang dibeli dari Apple, di awal tahun.

BACA JUGA: Apple Selidiki Aplikasi Pemantau Perempuan Buatan Pemerintah Saudi

"Saya tidak bertumpu pada hal itu dengan mengatakan Apple telah menyerah pada (speaker cerdas Apple) HomePod atau TV Apple- itu akan menjadi produk di mana film dan musik milik Apple mengalami kerja terbaik," kata Bajarin. "Tapi Apple cerdas karena tidak membatasi gawai sehingga pelanggan tetap bisa mengonsumsi layanan mereka,' katanya.