Logo

Angin Puting Beliung Terjang Probolinggo, Anggota DPRD Jatim Desak Pemkab Gercep Tangani Dampak

Reporter:,Editor:

Minggu, 18 January 2026 10:30 UTC

Angin Puting Beliung Terjang Probolinggo, Anggota DPRD Jatim Desak Pemkab Gercep Tangani Dampak

Anggota DPRD Jatim, Sumarjono. Foto: Humas DPRD Jatim

JATIMNET.COM, Surabaya – Bencana angin puting beliung melanda Kabupaten Probolinggo pada Jumat sore, 16 Januari 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Terjangan angin kencang tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta fasilitas umum di empat kecamatan.

Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Jawa Timur, Sumarjono. Politikus Partai Gerindra itu meminta pemerintah daerah segera melakukan langkah mitigasi bencana sekaligus bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Menurut Sumarjono, kesiapsiagaan dan respons cepat menjadi kunci utama dalam penanganan bencana, terutama ketika cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Probolinggo.

BACA: Warga Terdampak Banjir di Probolinggo Membutuhkan Bantuan Logistik

“Saya mendorong mitigasi bencana dan perlu gercep untuk warga terdampak jika ada musibah bencana yang menerjang di Probolinggo,” jelas politisi Gerindra ini saat dikonfirmasi, Minggu, 18 Januari 2026.

Selain meminta percepatan penanganan, Sumarjono juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi sejak awal tahun 2026.

“Dari informasi BMKG cuaca ekstrem yang terjadi di awal tahun 2026 rawan adanya bencana hidrometeorologi. Terlebih lagi ada angin siklon yang berdampak munculnya bencana,” jelasnya.

BACA: Tujuh Wilayah Kecamatan Terdampak Banjir Bandang di Probolinggo

Bencana angin puting beliung di Kabupaten Probolinggo turut menyebabkan pohon tumbang di sejumlah desa pada empat kecamatan. Pohon-pohon tersebut roboh setelah diterjang angin kencang.

Data sementara mencatat, pohon tumbang terjadi di Desa Sumber Kedawung serta Desa dan Kecamatan Leces. Sedikitnya empat pohon dilaporkan roboh hingga menimpa rumah warga dan menyebabkan kerusakan.

Hingga saat ini, aparat terkait masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan dampak kerusakan serta kebutuhan warga yang terdampak bencana angin puting beliung tersebut.