Minggu, 19 April 2026 09:25 UTC

Product Specialist ALLU dari Jepang, Daisuke Oya memastikan barang yang dijual ke ALLU sesuai standart, Minggu, 19 April 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya - Platform jual beli barang mewah preloved asal Jepang, ALLU, memperluas ekspansinya di Indonesia dengan membuka store baru di Tunjungan Plaza, tepatnya di Pakuwon Tower lantai 19, Surabaya. Kehadiran store ini menandai tingginya minat masyarakat terhadap layanan jual putus barang mewah bekas.
Product Specialist ALLU dari Jepang, Daisuke Oya, menyebut pembukaan store baru merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih nyaman, cepat, dan privat bagi pelanggan.
“Store baru ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman menjual barang mewah yang lebih premium. Kami melihat ketertarikan yang besar dari warga Surabaya terhadap layanan jual putus barang mewah ini,” ujarnya, Minggu, 19 April 2026.
ALLU menawarkan konsep berbeda dibandingkan sebagian platform lain. Perusahaan ini menerima berbagai barang mewah dalam beragam kondisi, termasuk tanpa kelengkapan dokumen pembelian maupun kotak asli.
“Kami menerima barang dalam kondisi apa pun. Pada dasarnya kami menerima jam tangan, tas, perhiasan, bahkan tanpa kotak maupun tanpa struk pembelian,” kata Daisuke.
Ia menambahkan, fleksibilitas tersebut menjadi nilai lebih karena banyak platform lain masih mensyaratkan dokumen sebagai syarat transaksi. "Kami akan memastikan semua barang tersebut sesuai dengan standart," tuturnya.
BACA: Kloa, Aplikasi Kasir yang Tawarkan Solusi Murah dan Praktis bagi UMKM
ALLU menerima berbagai produk mewah otentik dari merek Eropa, baik model lama maupun terbaru, termasuk barang dengan goresan ringan. Perusahaan menentukan harga melalui sistem lelang internal antar mitra pembeli, sehingga nilai yang ditawarkan tetap kompetitif sesuai harga pasar.
“Karena banyak mitra yang tertarik mengikuti lelang kami, kami pada dasarnya memberikan harga sesuai pasar. Bahkan jika ekspektasi pelanggan lebih tinggi dan penawaran tertinggi dari mitra kami bisa menyesuaikan, kami dapat memberikannya,” ujarnya.
Selain fleksibilitas, ALLU juga menonjolkan aspek privasi dalam layanannya. Proses pengecekan dilakukan secara one-on-one di ruang khusus bersama tenaga ahli.
“Store kami premium. Pengecekan dilakukan langsung oleh ekspert, prosesnya cepat, dan pelayanannya one-on-one. Jadi pelanggan punya privasi. Ketika mereka menjual, tidak akan bertemu dengan pelanggan lain,” kata Daisuke.
Meski demikian, ia mengakui proses autentifikasi tetap memiliki tantangan, terutama pada produk jam tangan yang detail kerusakannya tidak selalu terlihat dari foto.
“Terkadang ada goresan pada case atau buckle yang tidak selalu terlihat jelas dari pengecekan foto. Itu salah satu tantangan terbesar kami,” ujarnya.
BACA: RPS Gelar Festival Alam Lestari di Tuban, Tanam Pohon hingga Tebar Puluhan Ribu Benih Ikan
Untuk menjangkau pelanggan yang tidak sempat datang langsung, ALLU juga menghadirkan layanan Home Service di Surabaya dan Jakarta. Tim ahli akan mendatangi lokasi pelanggan untuk melakukan pemeriksaan hingga transaksi di tempat, dengan nilai minimal Rp30 juta.
“Ada sebagian pelanggan yang merasa kurang nyaman datang langsung ke toko. Layanan ini menjadi solusi. Kami datang langsung ke rumah, termasuk untuk produk premium,” kata Daisuke.
Dalam rangka grand opening store di Tunjungan Plaza, ALLU menawarkan promo cash bonus hingga Rp3 juta bagi 50 pelanggan pertama. Informasi promo dapat diakses melalui akun Instagram resmi @allu.idn.
ALLU merupakan bagian dari Valuence Holdings Inc., perusahaan global yang berdiri di Osaka pada 2011. Saat ini, jaringan ALLU telah berkembang menjadi lebih dari 170 store di 17 negara, termasuk Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat.
Operasional di Asia Tenggara dikelola oleh PT Mastro Luxe Indonesia, yang mencakup Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Korea.
Sejak hadir di Indonesia pada 2021, ALLU telah membuka 17 store di tujuh kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Bali, Semarang, Makassar, Medan, dan Surabaya.
Model bisnis ALLU berbeda dari sistem titip jual. Perusahaan membeli barang langsung dari pemilik dengan proses transaksi yang dapat selesai dalam hitungan jam. Setelah harga disepakati, pembayaran langsung dicairkan tanpa masa tunggu.
Nama ALLU juga semakin dikenal secara global setelah Valuence Holdings memenangkan lelang bergengsi di Sotheby's Paris pada Juli 2025, dengan membeli tas pertama milik Jane Birkin, yakni Hermès Birkin, senilai Rp163 miliar.
Ekspansi store premium di Surabaya menjadi langkah strategis ALLU untuk memperkuat pasar barang mewah preloved di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat dalam mengoptimalkan nilai aset fesyen yang selama ini tersimpan.
