Jumat, 17 July 2026 07:37 UTC

Bandara Internasional Juanda rencana akan dilakukan renovasi pelebaran runway, Senin, 1 Juni 2026. Foto: Humas Bandara Juanda
JATIMNET.COM, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung rencana revitalisasi Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo untuk meningkatkan kapasitas layanan penerbangan sekaligus memperkuat konektivitas udara di wilayah Jawa Timur. Salah satu agenda utama dalam pengembangan tersebut ialah pelebaran landasan pacu (runway) agar bandara mampu melayani pesawat berbadan lebar (wide body aircraft).
Revitalisasi Bandara Juanda merupakan program yang tengah disiapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Peningkatan kapasitas itu diharapkan mampu mengakomodasi pertumbuhan mobilitas masyarakat, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, mengatakan kemampuan Bandara Juanda melayani pesawat berbadan lebar akan membuka peluang hadirnya penerbangan langsung menuju Timur Tengah.
"Mudah-mudahan pesawat berbadan lebar bisa masuk. Harapannya nanti kapasitas Juanda meningkat sehingga dapat mendukung penerbangan langsung ke Timur Tengah," kata Nyono, Jumat, 17 Juli 2026.
BACA: Penumpang Bandara Juanda Tembus 266 Ribu, Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat
Menurutnya, peningkatan kapasitas tersebut akan semakin memperkuat posisi Bandara Juanda sebagai pintu gerbang utama transportasi udara di Jawa Timur. Selain itu, masyarakat juga berpeluang menikmati layanan penerbangan internasional tanpa harus transit di daerah lain.
Apabila rencana tersebut terealisasi, masyarakat Jawa Timur akan memperoleh akses yang lebih mudah menuju negara-negara di Timur Tengah, terutama untuk keperluan ibadah umrah, haji, maupun perjalanan bisnis.
Selama proses revitalisasi berlangsung, operasional penerbangan di Bandara Juanda dipastikan tetap berjalan normal. Untuk menjaga kelancaran layanan, landasan pacu sisi utara akan difungsikan sebagai runway utama selama pekerjaan berlangsung.
"Runway yang utara akan dipelihara terlebih dahulu dalam rangka memperbaiki runway yang sekarang. Aktivitas penerbangan di Juanda sangat padat sehingga operasional bandara tidak boleh berhenti," ujarnya.
BACA: Bandara Dhoho Kediri Dilirik Arab Saudi, Renovasi Ditargetkan Mulai 2027
Meski demikian, pemerintah pusat masih mematangkan rencana revitalisasi tersebut sehingga jadwal pelaksanaannya belum ditetapkan.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga menyampaikan bahwa pengembangan Bandara Juanda diarahkan agar mampu melayani pesawat berbadan besar sehingga dapat membuka rute langsung menuju Arab Saudi.
"Diharapkan Bandara Juanda nantinya dapat menampung pesawat-pesawat berbadan besar sehingga bisa melayani penerbangan langsung ke Jeddah dan Madinah bagi masyarakat Jawa Timur yang akan melaksanakan ibadah umrah maupun haji," kata Dudy saat berkunjung ke Surabaya.
Selain mempersiapkan revitalisasi Bandara Juanda, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap pengembangan Bandara Dhoho di Kabupaten Kediri. Bandara tersebut diproyeksikan menjadi alternatif penerbangan internasional setelah menarik minat Pemerintah Arab Saudi untuk menjajaki kerja sama penerbangan langsung.
