Logo

Bandara Dhoho Kediri Dilirik Arab Saudi, Renovasi Ditargetkan Mulai 2027

Reporter:,Editor:

Jumat, 17 July 2026 13:52 UTC

Bandara Dhoho Kediri Dilirik Arab Saudi, Renovasi Ditargetkan Mulai 2027

Bandara Dhoho, Kediri. Foto: Kemenhub

JATIMNET.COM, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung rencana pengembangan Bandara Dhoho di Kabupaten Kediri sebagai upaya memperluas akses transportasi udara sekaligus mendorong pemerataan konektivitas di wilayah barat Jawa Timur. Renovasi bandara tersebut ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2027.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, mengatakan peningkatan fasilitas Bandara Dhoho diharapkan mampu menjadi alternatif layanan penerbangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan Mataraman dan sekitarnya.

"Dengan adanya peningkatan Bandara Juanda dan Bandara Dhoho, diharapkan akses transportasi udara masyarakat Jawa Timur semakin baik serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat," katanya, Jumat, 17 Juli 2026.

BACA: Revitalisasi Bandara Juanda Disiapkan, Bidik Penerbangan Langsung ke Timur Tengah 

Pengembangan Bandara Dhoho juga mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan, Pemerintah Arab Saudi menunjukkan ketertarikan untuk memanfaatkan Bandara Dhoho sebagai salah satu pintu penerbangan langsung dari Jawa Timur.

Menurut Dudy, komunikasi awal telah dilakukan dengan Menteri Transportasi Arab Saudi dan mendapat respons positif.

"Dua hari yang lalu kami telah berbicara dengan Menteri Transportasi Arab Saudi. Mereka memiliki ketertarikan untuk memanfaatkan Bandara Dhoho. Dalam waktu dekat kemungkinan mereka akan mengirim tim untuk menjajaki pemanfaatan Bandara Dhoho sebagai bandara yang melayani penerbangan langsung dari Jawa Timur ke Arab Saudi," ujar Dudy.

Apabila rencana tersebut terealisasi, Bandara Dhoho berpotensi menjadi salah satu gerbang internasional baru di Jawa Timur. Kehadirannya diharapkan memperluas pilihan transportasi udara bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kediri dan sekitarnya, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bandara utama.

BACA: Revitalisasi Bandara Juanda Disiapkan, Bidik Penerbangan Langsung ke Timur Tengah 

Pemprov Jawa Timur menilai pengembangan Bandara Dhoho menjadi bagian dari strategi pemerataan pembangunan sektor transportasi udara agar manfaat layanan penerbangan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah mempersiapkan revitalisasi Bandara Juanda di Sidoarjo melalui pelebaran landasan pacu agar mampu melayani pesawat berbadan lebar. Peningkatan kapasitas tersebut diproyeksikan membuka peluang penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah tanpa transit dari Jawa Timur.