Logo

PTPN I Regional 5 Gelar Pelatihan Coffee Cupping, Tingkatkan Kompetensi Pekerja Kenali Mutu Kopi

Reporter:,Editor:

Kamis, 16 July 2026 12:45 UTC

PTPN I Regional 5 Gelar Pelatihan Coffee Cupping, Tingkatkan Kompetensi Pekerja Kenali Mutu Kopi

Suasan pelatihan coffee cupping yang digelar Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) Nusantara XII bersama Holding Perkebunan Nusantara dan PTPN I Regional 5. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Probolinggo – Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) Nusantara XII bersama Holding Perkebunan Nusantara dan PTPN I Regional 5 menggelar Coffee Cupping Workshop di Kantor PTPN I Regional 5, Surabaya, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pekerja dalam mengenali karakter, mutu, dan cita rasa kopi.

Sebanyak 40 peserta dari berbagai entitas di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari Holding Perkebunan Nusantara, PTPN I Head Office, PTPN I Regional 3, PTPN I Regional 5, PTPN IV Regional 4, serta Java Coffee Estate (JCE).

Peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar coffee cupping, teknik evaluasi mutu, identifikasi karakter cita rasa, hingga penerapan standar penilaian kopi internasional. Mereka juga mengikuti kompetisi coffee cupping sebagai evaluasi kemampuan yang dipandu praktisi kopi bersertifikat internasional, Vito Adi Tjandrasurja, bersama Muchammad Fitrawansyah.

Ketua Umum SPBUN Nusantara XII, Bramantya Admadja, mengatakan peningkatan kompetensi pekerja menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas produk kopi.

"Serikat pekerja harus menjadi ruang bagi anggotanya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Kompetensi merupakan investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi pekerja sekaligus mendukung peningkatan kualitas perusahaan," katanya.

Menurut Bramantya, pemahaman terhadap karakter dan mutu kopi akan membantu pekerja menjaga kualitas produk sejak proses budidaya hingga pengolahan.

"Kami ingin pekerja memahami karakter, kualitas, hingga proses penilaian mutu kopi sehingga tumbuh kepedulian untuk menjaga kualitas produk sejak dari kebun hingga ke tangan konsumen," ujarnya.

Sementara itu, narasumber workshop, Vito Adi Tjandrasurja, menjelaskan bahwa coffee cupping merupakan metode untuk mengevaluasi kualitas kopi secara objektif menggunakan standar internasional.

"Coffee cupping merupakan bahasa bersama dalam industri kopi. Melalui standar penilaian yang sama, kita dapat mengevaluasi kualitas secara objektif sekaligus menjaga konsistensi cita rasa khas setiap daerah penghasil kopi," kata Vito.

Ia menilai antusiasme peserta cukup tinggi karena kegiatan tersebut juga menjadi wadah berbagi pengalaman antarpekerja dari berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia.