Minggu, 19 April 2026 08:05 UTC

Penanaman pohon oleh jajaran tamu undangan saat acara Festival Alam yang diselenggarakan oleh RPS Tuban, Minggu 19 April 2026 di Sendang Kalangan, Montong, Tuban. Foto: Zidni Ilman
JATIMNET.COM, Tuban – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat oleh berbagai elemen masyarakat. Salah satunya ditunjukkan Ronggolawe Press Solidarity (RPS) melalui Festival Alam Lestari yang digelar di Sendang Kalangan, Desa Montong Sekar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Minggu, 19 April 2026.
Kegiatan ini berlangsung meriah dan melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, unsur Forkopimda, Forkopimca Montong, hingga sejumlah perusahaan. Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono turut hadir dan memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor tersebut.
Festival ini menghadirkan berbagai aksi nyata pelestarian lingkungan. Panitia menggelar penanaman ribuan pohon, pelepasan puluhan ribu benih ikan, lomba mewarnai anak, lomba memancing, santunan anak yatim, serta pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu.
Pengelola Sendang Kalangan Montong Sekar (SKM), Wantoyo, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan RPS kepada kelompoknya yang selama ini fokus menjaga kelestarian sumber air. Ia menegaskan bahwa visi SKM sejalan dengan upaya RPS dalam menjaga keberlanjutan mata air.
“Banyak pengalaman menunjukkan bahwa sejumlah sumber mata air kini mulai mati dan tidak lagi mengeluarkan air. Karena itu, sumber air yang ada harus terus dijaga,” ujarnya.
Wantoyo juga menyambut baik bantuan bibit pohon dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk menanam serta merawatnya. Ia menilai, keberlangsungan sumber air di Sendang Kalangan menjadi tanggung jawab bersama demi masa depan.
“Kami berkomitmen menjaga sumber air agar tetap lestari sampai anak cucu nanti. Namun kami juga menyadari fasilitas di sini masih terbatas, sehingga kami berharap adanya pendampingan dan tambahan ilmu agar bisa terus berkembang,” tambahnya.
Ketua RPS Khoirul Huda menegaskan, insan pers tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, sebagaimana diamanatkan undang-undang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Bahkan kami juga mengadakan lomba mewarnai untuk anak-anak, karena saat ini mereka cenderung lebih banyak bermain gawai dan mulai meninggalkan permainan tradisional,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti kondisi debit sumber air di kawasan tersebut yang mulai menurun, padahal sangat vital bagi kebutuhan irigasi pertanian. Karena itu, RPS mengajak pemerintah dan dunia usaha untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.
“Banyak sawah yang bergantung pada sumber air di sendang ini. Kalau debitnya terus menurun, tentu akan berdampak besar. Maka perlu kolaborasi semua pihak untuk menjaga alam tetap lestari,” tegasnya.
Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pihak, khususnya dunia usaha, yang telah berkontribusi melalui kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
“Festival Alam Lestari ini merupakan kegiatan yang sangat baik dalam mendukung pelestarian lingkungan. Saya berharap kolaborasi antara dunia usaha, pers, dan pemerintah terus terjalin dalam merawat alam,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pers di era digital. Menurutnya, media tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus akurat dan bertanggung jawab dalam menyajikan informasi kepada publik.
“Di tengah maraknya hoaks dan misinformasi, pers harus mampu menjadi penyeimbang dan menjaga keutuhan bangsa. Ini menjadi tantangan bersama yang harus dijawab dengan bijak,” katanya.
Pemkab Tuban, lanjutnya, mengapresiasi kontribusi pers dalam meningkatkan literasi masyarakat, termasuk melalui kegiatan edukatif seperti lomba menggambar dan mewarnai dalam festival tersebut.
Ketua Panitia Festival Alam Lestari, Edy Purnomo, menjelaskan bahwa ribuan pohon dan puluhan ribu benih ikan tidak hanya disalurkan di satu lokasi, tetapi juga didistribusikan ke berbagai titik sumber air dan destinasi wisata di Kabupaten Tuban.
BACA: Harlah PMII Jadi Momentum Dorong Kader Hadapi Era Digital dan Rebut Posisi Strategis
Setidaknya terdapat enam lokasi penerima manfaat, di antaranya Sendang Kalangan Desa Montong Sekar, Wisata Silowo Desa Mandirejo Kecamatan Merakurak, Wisata Pelang Desa Tahulu Kecamatan Merakurak, Wisata Nglirip Desa Mulyoagung Kecamatan Singgahan, serta Sendang dan Embung Pucangan di Desa Pucangan Kecamatan Montong.
“Harapan kami, pohon-pohon yang ditanam mampu menjaga keberlangsungan sumber air, sementara benih ikan yang dilepas dapat berkembang biak, termasuk jenis ikan lokal yang mulai jarang ditemukan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai perusahaan dan instansi, di antaranya sektor energi, perbankan, hingga lembaga pemerintah daerah.
Melalui Festival Alam Lestari ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan insan pers dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tuban.
