Kamis, 28 October 2021 10:00 UTC

OLAH TKP. Polisi melakukan olah TKP di Alfamart yang dibobol maling di tepi jalur Madiun - Surabaya di Desa Klitik, Kec. Wonoasri, Kab. Madiun, Rabu, 27 Oktober 2021. Foto: Nd.Nugroho
JATIMNET.COM, Madiun – Alfamart di Kabupaten Madiun kembali dibobol maling. Setelah swalayan di Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri menjadi sasaran pencurian dengan nilai kerugian Rp32 juta, kini giliran swalayan yang berada di Desa Garon, Kecamatan Balerejo. Kejadiannya diperkirakan Kamis dini hari, 28 Oktober 2021.
"Nilai kerugiannya sekitar Rp40 juta. Uang tunai ada Rp27 juta dan selebihnya berupa barang, seperti susu dan rokok," kata Harun Ar-Rasyid salah seorang karyawan Alfamart di Desa Garon.
Kapolsek Balerejo AKP Sukarijanto mengatakan pencurian yang terjadi di wilayah kerjanya diduga dilakukan beberapa orang. Sebab, dari hasil penyelidikan diketahui ada lubang pada tembok bagian belakang toko.
BACA JUGA: Dibobol Maling, Alfamart di Madiun Rugi Rp32 Juta
"Karena membobol tembok, maka dugaan pencurian ini dimungkinkan oleh lebih dari satu orang," ujar dia.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Sukarijanto mengatakan, lubang pada tembok toko berdiameter 50 sentimeter. Kawanan pencuri diduga merusaknya untuk bisa masuk took dan mengambil uang di brankas dan sejumlah barang.
BACA JUGA: Tepergok Karyawan, Spesialis Pembobol Minimarket Ditangkap di Gresik
"Kerugiannya sekitar Rp40 juta. Untuk saat ini, kami masih melakukan penyelidikan," kata Sukarijanto.
Penyelidikan dilakukan dengan olah TKP dan memintai keterangan beberapa saksi.
Sayangnya, petunjuk berupa rekaman dari kamera pemantau tidak didapat. Sebab, bagian instalasi jaringan pada CCTV hilang yang diduga dicopot dan diambil pencuri.
