Ahmad Dhani Prasetyo Divonis Satu Tahun

M. Khaesar Januar Utomo

Selasa, 11 Juni 2019 - 15:15

JATIMNET.COM, Surabaya – Ahmad Dhani Prasetyo divonis satu tahun oleh Ketua Majelis Hakim, R Anton Widyopriyono di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa 11 Juni 2019.

Musisi kelahiran Surabaya ini didakwa kasus ujaran kebencian atau hate speech dengan mengucapkan kata idiot pada kelompok tertentu.

Sidang yang digelar di ruang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya ini mendapatkan pengawalan ketat dari anggota Polrestabes Surabaya. Ahmad Dhani yang menggenakan baju hitam ini beberapa kali melontarkan senyum kepada awak media.

Dalam putusannya, hakim menilai perbuatan Ahmad Dhani Prasetyo terbukti bersalah. Selain itu, sengaja mengutarakan kata idiot pada kelompok tertentu.

BACA JUGA: Ahmad Dhani Bahagia Meski Rayakan Ultah di Rutan

Faktor yang meringankan hukuman terdakwa, bersikap kooperatif dan sopan selama persidangan. Sedangkan yang memberatkannya, terdakwa tidak menyesali perbuatannya, dan membuat saksi merasa terhina.

“Sebagai calon anggota legislatif, seharusnya memberi contoh yang patut,” kata Anton.

Terdakwa dianggap bersalah dengan menggar pasal 27 ayat 3 UU Informasi Dan Transaksi Elektronik (ITE). “Dengan ini terdakwa atas nama Ahmad Dhani Prasetyo divonis satu tahun penjara," kata Hakim Ketua, R Anton Widyopriyono.

Usai putusan itu, Ahmad Dhani hanya tertunduk. Sementara kuasa hukumnya mengajukan banding atas putusan hakim, meskipun putusan hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut satu tahun enam bulan penjara.

BACA JUGA: Krisdayanti Lolos, Ahmad Dhani Gagal ke Senayan

Usai sidang, Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan usai putusan, Ahmad Dhani akan dikembalikan ke Lapas Cipinang. “Kami memerlukan waktu untuk memindah Dhani ke Lapas Cipinang usai putusan ini,” bebernya.

Kasus ini dilaporkan Koalisi Bela NKRI ke Polda Jatim. Pendiri Dewa 19 itu dituduh mengucapkan ujaran kebencian dengan menyebut kelompok penolak deklarasi #2019 GantiPresiden di Surabaya dengan kata-kata "Idiot".

Diduga ucapan itu disampaikan Dhani saat membuat video blog di lobi Hotel Majapahit Surabaya, Minggu 26 Agustus 2018. Politikus Partai Gerindra saat itu tertahan di hotel karena dihadang massa penolak deklarasi #2019GantiPresiden.

Baca Juga

loading...