78 Peserta Meriahkan Parade Bunga Vaganza 2019

Khoirotul Lathifiyah

Minggu, 24 Maret 2019 - 14:58

JATIMNET.COM, Surabaya – Parade Bunga Surabaya Vaganza yang digelar Pemerintah Kota Surabaya diikuti 78 peserta dari berbagai komunitas, instansi, dan sekolah. Masing-masing peserta mempunyai karakteristik model desain bunga yang berbeda seperti Reog, Barongsai, serta kostum Pancasila.

Parade bunga yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dibagi menjadi dua titik. Untuk mobil hias start di Tugu Pahlawan Surabaya, sedangkan parade budaya start di Tugu Bambu Runcing. Keduanya akan finish di Jalan Polisi Istimewa atau di Sekolah Santa Maria.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam sambutannya mengatakan, Parade Bunga Surabaya Vaganza 2019 merupakan rangkaian acara Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 726.

BACA JUGA: Besok Ada Parade Bunga Surabaya Vaganza, Hindari Jalan Ini

Risma mengajak seluruh warga Surabaya agar selalu bekerja keras untuk membuktikan kepada para pejuang yang mengorbankan seluruh hidupnya untuk kemerdekaan.

“Kita harus membuktikan bahwa kita adalah cucu-cucu dan cicit-cicit para pejuang yang mengorbankan seluruh hidupnya agar bisa merdeka,” kata Risma saat memberikan sambutan dalam acara Surabaya Vaganza 2019 di Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu 24 Maret 2019.

MOBIL HIAS. Salah satu mobil hias peserta dari BPJS Ketenagakerjaan dalam Parade Bunga Surabaya Vaganza 2019. Foto: IST

Ia mengajak masyarakat memotivasi anak-anak agar terus berprestasi. Menurutnya, perjuangan saat ini bukan dengan mengangkat senjata, melainkan dengan kreativitas dan juga prestasi. Karena itu, kata Risma, semua warga harus mendorong anak-anak bangsa menjadi orang yang berhasil dan menjadi tuan dan nyonya di kota sendiri.

“Warga Surabaya yang saya cintai ayo kita terus berjuang. Perjuangan belum selesai. Mari buktikan kita mampu menjadi tuan dan nyonya di kota kita sendiri. Bukan menjadi penonton,” katanya.

BACA JUGA: Risma Ubah Wajah Kota Surabaya

Ia berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat khususnya anak-anak muda dan pelajar untuk merancang baju yang digunakan dalam parade ini.

“Ini merupakan desain siswa kelas satu dan dua SMP. Mari kita dorong mereka untuk berprestasi, karena suatu saat Surabaya akan menjadi lebih berkembang. Ini mereka buat sendiri, terima kasih pada guru yang telah memberi peluang untuk anak-anak berbakat ini,” kata Risma.

Risma menilai, kreativitas yang dirancang siswa SMP ini merupakan karya yang sangat indah dan tidak kalah dengan desainer senior. Oleh karena itu, seluruh orang tua tidak boleh takut dan harus mendukung prestasi anak sesuai dengan hobi maupun bidangnya.

 

Baca Juga

loading...