Senin, 10 August 2026 09:30 UTC

Tumpeng Raksasa yang menjadi bagian acara tumpengan diantara dua pohon beringin di Alun-alun Ponorogo, Senin, 10 Agustus 2026. Foto: Satria.
JATIMNET.COM, Ponorogo – Sebanyak 53 tumpeng memeriahkan rangkaian Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo. Tumpeng tersebut berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) serta perwakilan 21 kecamatan di Kabupaten Ponorogo.
Puluhan tumpeng itu dipamerkan di kawasan Alun-alun Ponorogo, Senin, 10 Agustus 2026. Setelah dinilai, seluruh tumpeng kemudian dibagikan kepada masyarakat yang hadir.
Suasana semakin meriah saat salah satu tumpeng berukuran besar dibagikan kepada warga. Masyarakat yang telah menunggu langsung berebut mendapatkan bagian tumpeng tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, kegiatan tumpengan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Ponorogo. Kegiatan itu juga menjadi momentum untuk berdoa bersama demi keberkahan masyarakat.
"Harapannya karena ini menyambut hari jadi Ponorogo, kami ingin ada keberkahan untuk masyarakat Ponorogo. Makanya kami berdoa di tengah-tengah alun-alun, di antara dua ringin," kata Lisdyarita.
Menurut Lisdyarita, kegiatan tersebut sekaligus diharapkan dapat memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Sebab, tumpeng yang disajikan melibatkan berbagai unsur dari wilayah Kabupaten Ponorogo.
"Tujuannya itu saja. Juga meningkatkan ekonomi dengan bisa dari masyarakat. Dan alhamdulillah tumpeng-tumpengnya juga luar biasa, ada 53," ujarnya.
Antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi catatan bagi Pemkab Ponorogo. Lisdyarita mengatakan, pemerintah daerah berencana menggelar kegiatan serupa dengan konsep yang lebih besar pada peringatan Hari Jadi Ponorogo tahun depan.
"Tahun depan kami akan adakan lebih bagus lagi, lebih banyak lagi tumpengnya sehingga masyarakat yang datang bisa kebagian semua," imbuh politisi Gerindra tersebut.
Lisdyarita mengakui, kegiatan tumpengan tahun ini digagas secara spontan. Ide tersebut muncul sebagai bagian dari upaya menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus mengawali rangkaian doa bersama dalam rangka Hari Jadi Ponorogo.
Karena itu, sebelum doa bersama digelar, Pemkab Ponorogo mengajak masyarakat melakukan tumpengan bersama. Tumpeng yang telah disiapkan kemudian dibagikan agar dapat dinikmati warga.
"Nah, jadi kita adakan tumpengan dulu bareng-bareng, kita bagikan ke masyarakat sehingga masyarakat bisa menikmati dan semoga dapat berkahnya," pungkas Lisdyarita.
