21 Orang Masuk DPO Pembakaran Polsek Tambelangan

M. Khaesar Januar Utomo

Jumat, 31 Mei 2019 - 13:27

JATIMNET.COM, Surabaya - Polda Jatim mengeluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) kepada 21 nama yang diduga terlibat kasus pembakaran Polsek Tambelangan.

Hingga saat ini, polisi telah menetapkan enam tersangka, dan memeriksa empat saksi.

"Tahap pertama kami mengamankan enam orang, satu jadi saksi. Kemudian tahap dua, kami mengamankan empat orang, satu tersangka, tiga orang jadi saksi. Dari tersangka-tersangka yang sudah kami BAP, oleh tim, ini sudah menyebutkan nama-nama yaitu ada 21 orang, hari ini akan kami buat DPO," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan Jumat, 31 Mei 2019.

Sebanyak 21 orang yang masuk DPO itu, terlibat dalam membuat bom molotov, ikut mengerahkan massa, dan melakukan pelemparan, serta perusakan Mapolsek Tambelangan.

BACA JUGA: Polisi Kembali Tangkap Tiga Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Madura

Polda Jatim telah berkonsultasi dengan para ulama dan para kiai yang mendukung ditindak tegasnya tersangka pembakaran Mapolsek Tambelangan.

"Kami berharap dari 21 DPO untuk bisa menyerahkan diri sehingga bisa diproses secara langsung," ujar Luki.

Berikut ini inisial orang yang masuk DPO sementara, yakni MA alias habib M, kemudian AA alias habib Abdullah, kemudian ada kiai A.

Sebelumnya, Kantor Polsek Tambelangan, Sampang, Jawa Timur, dibakar massa. Pembakaran terjadi pada Rabu, 22 Mei 2019 tepatnya sekitar pukul 22.00 WIB.

BACA JUGA: Kapolda Jatim: Aktor Intelektual Pembakaran Mapolsek Tambelangan Habib AK

Pembakaran berawal dari adanya sekelompok massa yang datang secara tiba-tiba ke Mapolsek Tambelangan, Sampang.

Massa itu, selanjutnya melempari kantor mapolsek dengan menggunakan batu.

Polisi berupaya memberikan pengertian dan melarang mereka berbuat onar, namun tidak diindahkan. Dalam hitungan menit, jumlah massa semakin banyak dan semakin beringas, hingga akhirnya terjadi pembakaran.

Baca Juga

loading...