Wali Kota Probolinggo Didukung Ibu-ibu Tutup Dua Karaoke

Zulkiflie

Reporter

Zulkiflie

Jumat, 9 Agustus 2019 - 08:03

JATIMNET.COM, Probolinggo – Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin mendapat dukungan penuh dari ibu-ibu terkait penutupan dua karaoke di kota tersebut. Dia mengaku sejumlah ibu rumah tangga Probolinggo telah menyertakan foto, video ataupun data lain terkait aktivitas di tempat karaoke yang terancam tutup.

“Sangat luar biasa dukungan ibu-ibu setelah rapat dengar pendapat dengan DPRD. Awalnya saya tidak tahu, kini sudah mengetahui. Tapi ingin saya tak ingin membuka rahasia di dalamnya,” kata Hadi usai pelantikan Plt Sekda Kota Probolinggo, Kamis 8 Agustus 2019.

Dia menyatakan ibu-ibu turut mengirim dukungan kepada Pemkot Probolinggo terkait penutupan tempat hiburan karaoke. Diberitakan sebelumnya dua tempat karaoke, Pop City dan 888 terancam tutup.

BACA JUGA: Pengelola Karaoke 888, Pop City Wadul DPRD Kota Probolinggo

Bahkan ancaman penutupan itu memaksa DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pengelola karaoke.

Hasil RDP tersebut, menurut Hadi, harus didukung apapun keputusannya. “Kebijakan untuk memperpanjang atau tidak, tergantung pemerintah. Karena itu harapan masyarakat dan tokoh-tokoh di kota ini,” Hadi menambahkan.

Dia tidak akan mempermasalahkan apapun keputusan dari DPRD. Namun pihaknya akan melihat terlebih dahulu, mana yang harus diproritaskan. Salah satunya adalah pertimbangan untung rugi keberadaan rumah karaoke.

BACA JUGA: Ditutup, Karyawan Karaoke Pop City Akan Dimutasi

“Pemerintah akan mempertimbangkan mana kemaslahatan dan mudorotnya. Semua pihak harus membuka mata,” Hadi menjelaskan.

Berkaitan dengan alasan rencana penutupan, lanjut Hadi, masyarakat sudah mengetahui keberadaan tempat hiburan karaoke. Bahkan hal-hal yang terjadi di dalamnya telah beredar luas.

Hal itulah yang mendasari pemerintah untuk tidak memberi izin beroperasi. “Pemerintah juga tidak akan membuka apa yang ada di dalamnya, karena banyak privasi di sana,” pungkas Hadi.

Baca Juga

loading...