Logo

PT KAI Madiun Kembalikan 28 Barang Penumpang yang Tertinggal di Kereta dan Stasiun

Reporter:

Rabu, 18 March 2026 04:00 UTC

PT KAI Madiun Kembalikan 28 Barang Penumpang yang Tertinggal di Kereta dan Stasiun

Petugas Polsuska mengembalikan barang milik penumpang yang tertinggal di rangkain kereta api selama masa angkutan Lebaran 2026. Foto: PT KAI

JATIMNET.COM, Madiun – PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyimpan 28 barang milik penumpang yang tertinggal dalam rangkaian kereta atau area stasiun.

Barang tersebut ditemukan sejak 11 Maret atau awal dimulainya masa angkutan Lebaran hingga Selasa kemarin, 17 Maret 2026.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen mengembalikan barang-barang tersebut kepada pemiliknya.  

Maka, bagi para penumpang yang merasa kehilangan barang dapat segera melapor kepada pihak PT KAI Daop 7 Madiun untuk mengambilnya kembali.

Kepedulian ini merupakan sistem Lost and Found yang dijalankan salah satu perusahaan BUMN tersebut.  

“Sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan. Hal ini terbukti dengan pengembalian barang-barang berharga senilai puluhan juta rupiah yang tertinggal,” ujar Tohari dalam keterangannya, Rabu, 18 Maret 2026.

Setiap barang temuan akan langsung diinput ke dalam sistem basis data Lost and Found internal KAI. Hal ini memudahkan petugas untuk melakukan verifikasi dan pencocokan saat ada pelanggan yang melaporkan kehilangan.

Adapun barang-barang yang diamankan itu cukup beragam. Mulai dari barang biasa yang meliputi tas, helm, jaket, topi, totebag, dan tas selempang berisi pakaian atau makanan.

Selain itu, juga barang berkategori berharga, yaitu dompet, telepon seluler, laptop, perhiasan hingga tas berisi uang tunai jutaan rupiah.

Dalam hal ini, PT KAI mengimbau agar penumpang selalu memeriksa kembali barang bawaannya sebelum turun dari kereta atau meninggalkan stasiun.

Namun, jika terjadi kehilangan, pelanggan dapat segera melapor kepada petugas di stasiun terdekat terutama Customer Servise atau Polsuska.

Kemudian, melapor melalui Contact Center 121, menghubungi layanan pelanggan KAI melalui telepon di 121. Juga, melalui media mosial dan kanal resmi KAI121 untuk tindak lanjut cepat.

“Kami pastikan setiap barang yang tertinggal akan kami amankan dengan baik. Kepercayaan pelanggan adalah prioritas kami,” Tohari memungkasi.